Sabtu, 9 Mei 2026

UPN Veteran Jatim Bawa Batik dan Kuliner ke Thailand, Perkuat Diplomasi Budaya

UPN Veteran Jatim gelar PKM Internasional di Thailand, kenalkan Batik dan kuliner Nusantara untuk perkuat diplomasi budaya.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Tim PKM UPN Veteran Jatim
PKM INTERNASIONAL - Mahasiswa Songkhla Rajabhat University (SKRU) dan Prince of Songkla University (PSU) belajar membatik dalam rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang digelar UPN Veteran Jatim di Songkhla, Thailand. 
Ringkasan Berita:
  • UPN Veteran Jatim gelar PKM Internasional di Songkhla, Thailand, fokus pada pertukaran budaya Batik dan kuliner.
  • Kegiatan melibatkan SKRU dan PSU untuk mengimplementasikan SDGs poin 17 tentang kemitraan global pendidikan.
  • Program ini mencakup workshop membatik hingga pembuatan kue mochi sebagai sarana diplomasi kemanusiaan.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur (Jatim) terus memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan melalui aksi nyata di kancah global. Terbaru, tim akademisi UPN Veteran Jatim menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Songkhla, Thailand.

Program yang mengusung tajuk "Building Humanity Through Cultural Exchange: Exploring Indonesian Heritage through Batik and Culinary" ini dilaksanakan di dua kampus ternama Thailand, yakni Songkhla Rajabhat University (SKRU) dan Prince of Songkla University (PSU).

Misi Diplomasi Budaya Melalui Batik dan Kuliner

Ketua tim pelaksana PKM Internasional, Ir. Muchlisiniyati Safeyah, M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan media diplomasi kemanusiaan. Pihaknya berupaya menanamkan nilai-nilai luhur Indonesia kepada masyarakat internasional di Negeri Gajah Putih tersebut.

“Melalui PKM Internasional ini, kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia sebagai media pembelajaran dan diplomasi yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Muchlisiniyati saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Kamis (5/2/2026).

Dalam pelaksanaannya, tim UPN Veteran Jatim melakukan serangkaian aktivitas menarik, di antaranya:

  • Diskusi strategi promosi warisan kuliner tradisional Indonesia di Songkhla Rajabhat University.
  • Workshop membatik yang melibatkan demonstrasi langsung serta dialog budaya bersama dosen dan mahasiswa SKRU.
  • Sesi kuliner interaktif di Prince of Songkla University yang dipandu oleh Dr. Rosida, S.T.P., M.P., dengan fokus pada proses pembuatan kue mochi.

Implementasi SDGs dan Kemitraan Global

Kegiatan yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Jatim ini, juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin 17 mengenai kemitraan global.

Langkah ini diawali dengan kunjungan resmi ke Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla, untuk membahas peluang kerja sama akademik dan budaya.

Selain Muchlisiniyati, tim ini juga beranggotakan Mohamad Irwan Afandi, S.T., M.Sc., serta melibatkan mahasiswa aktif Muhammad Ridan Hamancho Suthadirja yang berperan mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.

Latar Belakang dan Konteks

Sebagai kampus dengan identitas "Bela Negara", UPN Veteran Jatim berkomitmen mencetak lulusan yang kompetitif secara global namun tetap mencintai akar budaya nasional.

Thailand, khususnya wilayah Songkhla, dipilih sebagai lokasi strategis karena hubungan diplomatik yang erat dengan Indonesia serta kesamaan minat dalam pelestarian warisan budaya di kawasan Asia Tenggara.

Diplomasi melalui jalur pendidikan (education diplomacy) terbukti efektif dalam mempererat hubungan antar-negara melalui pertukaran pengetahuan kuliner dan seni seperti Batik.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved