Senin, 8 Juni 2026

SURYA Kampus

Untag Surabaya Tegaskan Komitmen Eco-Campus Lewat Podclass Warta 17

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Sulvi Sofiana
PODCLASS - Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda, menjadi narasumber dalam Podclass Warta 17 bertema Green Patriotism, Merah Putih di Tangan Gen-Z di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Kamis (22/1/2026). Dalam sesi podcast tersebut, Revalina membagikan pengalaman dan gagasannya tentang kepedulian lingkungan sebagai wujud patriotisme generasi muda. 
Ringkasan Berita:
  • Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17. Kali ini menghadirkan Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda
  • Untag Surabaya mendorong generasi muda untuk memaknai ulang konsep patriotisme. 
  • Cinta tanah air tidak lagi semata dimaknai sebagai perjuangan fisik, melainkan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup

 

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17, Kamis (22/1/2026). 

Kegiatan yang mengangkat tema Green Patriotism, Merah Putih di Tangan Gen-Z ini menghadirkan Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda.

Podclass Warta 17 merupakan ruang dialog edukatif yang digagas oleh Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi kebangsaan, pembangunan karakter, serta penanaman nilai nasionalisme di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Maknai Ulang Konsep Patriotisme

Melalui forum ini, Untag Surabaya mendorong generasi muda untuk memaknai ulang konsep patriotisme.

Cinta tanah air tidak lagi semata dimaknai sebagai perjuangan fisik, melainkan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan alam sebagai tanggung jawab bersama.

Revalina Fernanda, pelajar SMP Negeri 1 Surabaya dikenal aktif sebagai anggota Ashoka Young Changemakers, Pelajar Pelopor Kota Surabaya, Duta Internet Sehat dan Aman UNICEF, Duta Lingkungan Hidup Surabaya, serta Duta Pemantik Surabaya.

Peduli Lingkungan

Revalina mengungkapkan latar belakang kepeduliannya terhadap isu lingkungan.

“Saya tinggal di lingkungan yang dikelilingi pabrik industri. Setiap berangkat sekolah, masih pagi tapi udaranya sudah panas dan berpolusi. Itu karena pemanasan global semakin meningkat. Salah satu cara menguranginya adalah melalui aksi nyata menanam pohon. Dari situ saya memilih bergerak langsung melalui kegiatan penanaman sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu kiprah Revalina yang menjadi sorotan publik adalah budidaya puluhan ribu tanaman bunga telang yang dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomi.

Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa gerakan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kewirausahaan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ibunda Revalina, Yuki Aprianova mengucapkan terima kasih kepada Untag Surabaya yang telah memberikan penghargaan dan dukungan kepada anak saya sebagai pegiat lingkungan.

"Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi anak saya untuk terus bergerak dan berkontribusi,” katanya.

Apresiasi Pengelolaan Lingkungan Untag Surabaya

Podcast ini juga menghadirkan Presiden Organisasi Tunas Hijau, Mochamad Zamroni, yang mengapresiasi pengelolaan lingkungan di Untag Surabaya.

“Saya melihat Untag Surabaya memiliki gedung bergaya futuristik namun tetap memperhatikan aspek lingkungan. Air hujan dikelola melalui tanah resapan, pemanfaatan cahaya matahari untuk efisiensi energi, jalur pejalan kaki yang rindang, serta pengelolaan hidroponik yang hasilnya dijual kepada masyarakat. Ini menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan,” jelasnya.

Kebijakan Strategis Kampus

Sementara itu, Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, Ph.D., menegaskan kegiatan tersebut sejalan dengan kebijakan strategis kampus.

“Bagi kami, patriotisme tidak hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga tentang masa depan bangsa. Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga bumi tempat generasi Indonesia tumbuh. Karena itu, Untag Surabaya terus mengembangkan ekosistem eco-campus agar nasionalisme hadir dalam bentuk yang relevan, ilmiah, dan berdampak,” ungkapnya.

Melalui Podclass Warta 17, Untag Surabaya menegaskan bahwa konsep eco-campus bukan sekadar slogan, melainkan proses pembentukan karakter kebangsaan baru. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved