SURYA Kampus
Untag Surabaya Tegaskan Komitmen Eco-Campus Lewat Podclass Warta 17
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17. Kali ini menghadirkan Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda
- Untag Surabaya mendorong generasi muda untuk memaknai ulang konsep patriotisme.
- Cinta tanah air tidak lagi semata dimaknai sebagai perjuangan fisik, melainkan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mewujudkan kampus ramah lingkungan melalui Podclass Warta 17, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema Green Patriotism, Merah Putih di Tangan Gen-Z ini menghadirkan Eco Student (Junior) of The Year 2025, Revalina Fernanda.
Podclass Warta 17 merupakan ruang dialog edukatif yang digagas oleh Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi kebangsaan, pembangunan karakter, serta penanaman nilai nasionalisme di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Maknai Ulang Konsep Patriotisme
Melalui forum ini, Untag Surabaya mendorong generasi muda untuk memaknai ulang konsep patriotisme.
Cinta tanah air tidak lagi semata dimaknai sebagai perjuangan fisik, melainkan diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan alam sebagai tanggung jawab bersama.
Revalina Fernanda, pelajar SMP Negeri 1 Surabaya dikenal aktif sebagai anggota Ashoka Young Changemakers, Pelajar Pelopor Kota Surabaya, Duta Internet Sehat dan Aman UNICEF, Duta Lingkungan Hidup Surabaya, serta Duta Pemantik Surabaya.
Peduli Lingkungan
Revalina mengungkapkan latar belakang kepeduliannya terhadap isu lingkungan.
“Saya tinggal di lingkungan yang dikelilingi pabrik industri. Setiap berangkat sekolah, masih pagi tapi udaranya sudah panas dan berpolusi. Itu karena pemanasan global semakin meningkat. Salah satu cara menguranginya adalah melalui aksi nyata menanam pohon. Dari situ saya memilih bergerak langsung melalui kegiatan penanaman sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu kiprah Revalina yang menjadi sorotan publik adalah budidaya puluhan ribu tanaman bunga telang yang dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomi.
Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa gerakan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kewirausahaan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ibunda Revalina, Yuki Aprianova mengucapkan terima kasih kepada Untag Surabaya yang telah memberikan penghargaan dan dukungan kepada anak saya sebagai pegiat lingkungan.
"Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi anak saya untuk terus bergerak dan berkontribusi,” katanya.
Apresiasi Pengelolaan Lingkungan Untag Surabaya
Podcast ini juga menghadirkan Presiden Organisasi Tunas Hijau, Mochamad Zamroni, yang mengapresiasi pengelolaan lingkungan di Untag Surabaya.
| Wisuda Double Degree di Taiwan, 15 Mahasiswa Umsura Langsung Kerja |
|
|---|
| Perusahaan Cari Lulusan Paham Bisnis dan AI, UK Petra Siap Jalur Magang Berbayar ke China |
|
|---|
| Mahasiswa ITS Kembangkan Hi-VITS, Deteksi Dini Kebakaran Akibat Listrik |
|
|---|
| Fakultas Kedokteran UTM Resmi Dibuka, Langsung Buka Jalur Mandiri dengan Kuota Terbatas |
|
|---|
| UTM Buka Fakultas Kedokteran, PB IDI : Banyak Puskemas Kekurangan SDM Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kepedulian-lingkungan-sebagai-wujud-patriotisme-generasi-muda.jpg)