UMG Nexus 2026, Jembatani Kampus dengan Dunia Industri dan Perkuat UMKM Gresik
Diskusi ini mengusung tema “The Gateway to 2026: Integrating Academic Excellence With Industrial Power”.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar Forum Bisnis UMG Nexus 2026 di Hall Sang Pencerah UMG, Rabu (14/1/2026).
- Forum ini jadi wadah memperkuat kolaborasi antara kampus, pelaku industri, dan pemerintah daerah guna mendorong penguatan UMKM serta pengembangan ekosistem bisnis berkelanjutan di Kabupaten Gresik
- Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif sebut UMG Nexus 2026 bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan jembatan yang menghubungkan pemerintah, industri, dan talenta lokal.
SURYA.CO.ID, GRESIK - Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melalui Direktorat Sertifikasi Profesi, Pengembangan Bahasa dan Usaha (DSP2BU) resmi menggelar Forum Bisnis UMG Nexus 2026 di Hall Sang Pencerah UMG, Rabu (14/1/2026).
Diskusi ini mengusung tema “The Gateway to 2026: Integrating Academic Excellence With Industrial Power”.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara kampus, pelaku industri, dan pemerintah daerah guna mendorong penguatan UMKM serta pengembangan ekosistem bisnis berkelanjutan di Kabupaten Gresik.
Langkah Kongkret Kampus
Rektor UMG, Prof. Dr. Khoirul Anwar, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret kampus dalam mengimplementasikan visi unggul, mandiri, dan entrepreneurship.
“Program ini adalah tempat bertukar gagasan dan inovasi untuk mendukung semua sektor. Kampus harus proaktif dan adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjadi katalisator bagi para pelaku bisnis melalui dosen dan mahasiswa kami yang berkualitas,” ujar Prof. Khoirul dalam sambutannya.
Baca juga: Laka Maut Gresik, Pemotor Tewas Usai Tabrak Mobil Pick Up di Menganti
Hal yang sama disampaikan, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, UMG Nexus 2026 bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan jembatan yang menghubungkan pemerintah, industri, dan talenta lokal.
“UMG–NEXUS menjadi wadah di mana kebijakan pemerintah, kebutuhan industri, dan kreativitas talenta lokal menyatu. Apalagi banyak pelaku UMKM di Gresik yang butuh pendampingan agar produknya bisa tembus ke pasar nasional maupun ekspor,” kata Alif sapaan akrabnya.
Kolaborasi yang Berujung Aksi Nyata
Lebih lanjut, dr. Alif menekankan, agenda ini merupakan implementasi nyata dari pilar Gresik Berdaya.
Ia berharap kolaborasi ini berujung pada aksi nyata, seperti meningkatnya serapan tenaga kerja lokal serta riset kampus yang mampu menjawab tantangan industri.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai batu loncatan untuk membawa Kabupaten Gresik ke level yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih sejahtera,” ungkapnya.
Acara puncak Forum Bisnis ini juga ditandai dengan prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh pihak universitas, serta penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh DSP2BU dan Implementation Arrangement(IA) sebagai komitmen kerja sama nyata antara pihak universitas dan mitra industri.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Banpol Jatim Naik Jadi Rp7.500 per Suara, Tembus Rp165 Miliar |
|
|---|
| Akhirnya Hasil Uji Forensik Satu Keluarga Tewas di Area Wisata Temanggung Keluar, Ini Langkah Polisi |
|
|---|
| Mahasiswa Tewas Terlindas Truk di Gurah Kediri, Dua Rekannya Dirawat di Rumah Sakit |
|
|---|
| Bupati Gresik Gus Yani Dukung Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026, Incar Talenta Muda ke Spanyol |
|
|---|
| Lapak PKL di Atas Saluran Gembong Tebasan Dibongkar, Pedagang Dialihkan ke Dalam Pasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/UMKM-serta-pengembangan-ekosistem-bisnis-berkelanjutan-di-Kabupaten-Gresik.jpg)