Minggu, 24 Mei 2026

Tercebur Ke Laut Usai Antar ABK, Nelayan Gresik Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Smelting

MR tidak ditemukan di hari ia tercebur ke laut. Kemudian para nelayan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban beraktivitas. 

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
istimewa
TERCEBUR - Para nelayan bersama anggota Polairud Polres Gresik membawa jenazah MR ke rumah duka di Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik, Kamis (8/1/2026). Nelayan tersebut meninggal akibat tercebur setelah mengantar ABK. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan ditemukan mengapung di perairan Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik setelah menghilang saat tercebur tiga hari sebelumnya.
  • Nelayan asal Kelurahan Lumpur itu jatuh ke laut sepulang mengantar ABK yang bersandar, dan pencarian melibatkan Satpolairud Polres Gresik.
  • Keterlibatan jajaran Polres Gresik merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.

 


SURYA.CO.ID, GRESIK - Menghilang setelah tercebur ke laut sepulang mengantarkan anak buah kapal (ABK), Senin (5/1/2026), nelayan berinisial MR (58), ditemukan mengambang di pantai sekitar Pelabuhan Smelting, Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (8/1/2026). 

Saat ditemukan, warga Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur itu sudah meninggal. Menurut warga, korban pertama kali ditemukan sesama nelayan Kelurahan Lumpur.

MR tidak ditemukan di hari ia tercebur ke laut. Kemudian para nelayan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban beraktivitas. 

Kasat Polairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita mengatakan, keterlibatan jajaran Polres Gresik dalam proses pencarian hingga evakuasi merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.

“Ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat. Polri berupaya hadir dan membantu setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian, terutama di wilayah perairan,” kata Ardita melalui rilis Humas Polres Gresik, Kamis (8/1/2026).

Jasad Nelayan Mengapung

Atas peristiwa tersebut, Polres Gresik turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun tindak pidana yang terjadi di lingkungan masing-masing.

"Masyarakat dapat melapor melalui kantor polisi terdekat, Call Center 110, atau Hotline Lapor Cak Roma di nomor 0811-8800-2006," katanya. 

Sementara Mujiyono (56), seorang nelayan asal Kelurahan Lumpur mengatakan, saat pencarian menggunakan perahu nelayan, terlihat sesosok tubuh mengapung di permukaan air.

“Sekitar pukul 06.30 WIB, kami melihat ada jasad mengapung di perairan. Setelah didekati, diketahui korban adalah MR,” kata Mujiyono. 

Mengetahui hal tersebut, Mujiyono segera menghubungi nelayan lain untuk meminta bantuan. "Korban dievakuasi ke daratan. Kemudian, dilaporkan kepada pihak kepolisian," katanya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved