Kamis, 14 Mei 2026

Pria Aniaya Pemotor di SPBU Sembayat Gresik Ditangkap Polisi

Gifari menambahkan penangkapan tersebut dilakukan usai Polsek Manyar mendapat laporan dari korban. 

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Tangkap Layar CCTV
PENGANIAYAAN - Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan seorang pria menganiaya pemotor di SPBU Sembayat, Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (2/1/2026). Pelaku diamankan di rumahnya di Desa Gumeno. 
Ringkasan Berita:
  • Viral di media sosial, seorang pria menganiaya pemotor di SPBU Sembayat, Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (2/1/2026).
  • Korban tidak tahu apa pemicunya, saat antre BBM pertalite dihampiri pelaku karena tidak terima dilihat. Pelaku warga Gumeno, Manyar, Gresik kini ditangkap polisi
  • Terkait motif pelaku, polisi masih menyelidiki penyebabnya dengan memeriksa pelaku

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pria yang menganiaya seorang pemotor di SPBU Sembayat, Manyar, Kabupaten Gresik, Jumat (2/1/2026), diringkus polisi. Pelaku diamankan di rumahnya di Desa Gumeno.

Aksi penganiayaan tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Diketahui, korban penganiayaan bernama Imam Lutfi (37) warga Desa Karangrejo, Manyar, Gresik.

Ia dianiaya oleh seorang pria di sebuah SPBU Desa Sembayat, Manyar, Kabupaten Gresik pada Jumat (2/1/2026) lalu.

Mendadak Dihampiri Pelaku dan Dianiaya

Korban tidak tahu masalahnya apa, yang jelas saat antre BBM jenis pertalite, korban langsung dihampiri pelaku karena tidak terima dilihat. 

Korban dipukuli, ditendang, hingga mengalami luka. Pelaku bernama Rio Rohman Rosyidi (30) warga Gumeno, Manyar, Gresik itu kini diamankan Polsek Manyar.

"Benar, pelaku sudah kami amankan," ujar Kapolsek Manyar Iptu M Gifari Syarifudin, Selasa (6/1/2025).

Gifari menambahkan penangkapan tersebut dilakukan usai Polsek Manyar mendapat laporan dari korban. 

Polisi Dalami Motif Pelaku

Usai melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, kemudian mengamankan keberadaan pelaku.

"Pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan," tambahnya.

Meski demikian, Gifari masih belum bisa membeberkan motif pelaku melakukan penganiyaan terhadap korban. 

Sebab, saat ini  pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Untuk motifnya nanti kita sampaikan. Saat ini anggota masih melakukan pemeriksaan," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved