Selasa, 19 Mei 2026

Gus Yani Lantik 76 Pejabat Gresik: Jaga Integritas, Pungli Langsung Eksekusi

Bupati Gresik Gus Yani lantik 76 pejabat & kepsek awal tahun 2026. Ancam "eksekusi" jabatan jika ada pungli. Cek detail pelantikannya!

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa/Willy Abraham
PELANTIKAN PEJABAT GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di ruang Mandala Bhati Praja, Kantor Bupati Gresik, Jawa Timur, Senin (5/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Gresik di Jatim melantik 76 pejabat (55 kepsek & 21 fungsional) berdasarkan manajemen talenta dan Permendikdasmen No. 7/2025 pada Senin (5/1/2026).
  • Gus Yani mengancam akan mencopot langsung pejabat yang terbukti melakukan pungli atau melanggar integritas di lingkungan sekolah.
  • BKPSDM Gresik mencatat masih ada 16 posisi kepala sekolah yang kosong karena minimnya pendaftar meskipun seleksi talenta telah dilakukan.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Jangan coba-coba bermain api dengan jabatan atau siap-siap menerima sanksi pencopotan seketika. Pesan menohok itu dilontarkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, saat mengawali tahun 2026 dengan melakukan perombakan besar-besaran di lini pendidikan dan fungsional Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur (Jatim).

Di hadapan puluhan pejabat yang baru disumpah, Bupati Gus Yani menegaskan, bahwa integritas adalah harga mati, terutama bagi para nakhoda baru di lingkungan sekolah.

Pelantikan Berbasis Manajemen Talenta

Bertempat di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (5/1/2026), Gus Yani melantik total 76 pejabat.

Rinciannya meliputi 53 Kepala Sekolah SD, 2 Kepala Sekolah SMP, serta 21 pejabat fungsional di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Gus Yani menekankan, bahwa penunjukan ini bukanlah formalitas semata, melainkan hasil dari pemetaan kualitas yang ketat.

"Gresik hari ini sudah melaksanakan pelantikan kepala sekolah SD dan SMP. Ada alasan kuat kenapa mereka diangkat, salah satunya adalah manajemen talenta. Jadi, ini bukan penunjukan sembarangan," tegas Gus Yani.

Peringatan Keras: Tak Ada Ampun untuk Pungli

Pelantikan ini, sekaligus menjadi implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. 

Mengingat peran strategis sekolah dalam mencetak generasi masa depan, Gus Yani memberikan peringatan keras terkait praktik pungutan liar (pungli).

"Jangan ada yang main-main. Kalau ada yang berani (melanggar), saya eksekusi langsung (copot jabatan). Tolong jaga integritas, saling berkontribusi, dan berbagi inovasi demi peningkatan mutu pendidikan di Gresik," tambah Gus Yani.

Tantangan 16 Kursi yang Masih Lowong

Meski puluhan kursi telah terisi, persoalan kekosongan kepemimpinan di sekolah belum sepenuhnya tuntas. 

Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Utomo, membeberkan fakta bahwa saat ini masih terdapat 16 posisi kepala sekolah yang belum terisi.

"Memang kemarin ada yang sudah mengikuti manajemen talenta, tapi saat proses pendaftaran menjadi kepala sekolah, peminatnya tidak ada. Ini menjadi evaluasi kami ke depan," ungkap Agung.

Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Syahrul Munir, serta jajaran Sekretaris Daerah, yang menandakan komitmen kolektif legislatif dan eksekutif dalam mengawal kualitas layanan publik di Gresik pada tahun yang baru.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved