Jumat, 24 April 2026

Wujudkan Program 3 Juta Rumah Prabowo, Pengembang Gresik Tancap Gas Bangun Hunian Murah di Kedamean

Cicilan Rp 1 juta per bulan, program 3 juta rumah Prabowo hadir di Kedamean Gresik Jatim melalui pengembang GMP Future Estate

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa
RUMAH SUBSIDI GRESIK - PT GMP Future Estate saat mengikuti forum belajar pengembangan perumahan subsidi yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman RI di Bogor Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Visi Presiden Prabowo Subianto melalui Program 3 Juta Rumah, kini mulai direalisasikan di wilayah Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 
Ringkasan Berita:
  • Program 3 Juta Rumah Prabowo mulai dibangun di Desa Slempit, Kedamean, Gresik, Jatim, tepat di dekat akses exit tol Belahan Rejo.
  • GMP Future Estate menjadi satu-satunya pengembang asal Gresik yang terpilih mengikuti pelatihan nasional Kementerian PKP di Bogor.
  • Hunian subsidi ditujukan bagi MBR dengan harga mulai Rp 166 juta dan cicilan ringan Rp 1 jutaan per bulan melalui skema pembiayaan FLPP tanpa PPN.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Memiliki rumah pribadi dengan cicilan ringan bukan lagi sekadar impian bagi warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). 

Visi Presiden Prabowo Subianto melalui Program 3 Juta Rumah kini mulai direalisasikan di wilayah Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, yang lokasinya sangat strategis di dekat exit tol Belahan Rejo.

Langkah besar ini ditandai dengan terpilihnya Griya Mitra Pristama (GMP) Future Estate, satu-satunya perwakilan pengembang dari Kabupaten Gresik, dalam forum eksklusif pengembangan perumahan subsidi yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI di Bogor, Jawa Barat.

Satu-satunya Wakil Gresik di Forum Nasional

Keikutsertaan GMP dalam forum tersebut bukanlah hal sembarangan. Dari 2.000 lebih pengembang yang mendaftar di seluruh Indonesia, Kementerian PKP hanya memilih 150 pengembang terbaik. 

Owner GMP, Siti Muntamah, hadir langsung bersama tim legal dan konsultan hukum untuk memastikan proyek di Gresik berjalan sesuai regulasi terbaru.

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, menegaskan bahwa sektor perumahan kini masuk dalam 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029. 

Pemerintah menjanjikan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pengembang menyediakan hunian terjangkau.

Hunian Subsidi Rp 166 Juta dengan Cicilan Rp 1 Jutaan

Sepulangnya dari pelatihan di Bogor, manajemen GMP menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan pembangunan fisik di Desa Slempit. 

Proyek ini diprioritaskan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Keikutsertaan kami adalah bukti keseriusan mendukung program Presiden Prabowo. Kami akan menjual rumah dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 166 juta, dengan cicilan di angka Rp 1 jutaan per bulan dan bebas PPN bagi yang memenuhi syarat," ujar Siti Muntamah, Rabu (31/12/2025).

Keunggulan Lokasi dan Skema FLPP

Pemilihan wilayah Kedamean bukan tanpa alasan. Selain lokasinya yang menempel dengan akses jalan tol, kawasan ini dinilai masih ideal untuk penerapan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Legal dan Konsultan Hukum GMP, Debby Puspita Sari, menjelaskan bahwa ketersediaan lahan dan dukungan infrastruktur di Kedamean sangat mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

"Pembangunan ini bagian dari upaya perusahaan menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau. Kami menyasar segmen MBR, karena kawasan ini sangat memungkinkan untuk menggunakan skema pembiayaan FLPP yang didukung pemerintah," ungkap Debby.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi hunian bagi warga Gresik, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui multiplier effect di ratusan sektor pendukung konstruksi lainnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved