Libur Natal dan Tahun Baru
Terminal Purabaya Cek Keselamatan Armada Bus Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Petugas di Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, melakukan ramp check armada bus
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Ramp check armada bus untuk layanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, Rabu (17/12/2025).
- Plh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya Verie Sugiharto menuturkan, seluruh armada bus harus dalam kondisi aman saat mengantarkan penumpang
- Selain kondisi armada yang harus prima, kondisi fisik dan kesehatan sopir dan kru juga harus diperhatikan.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Petugas di Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jatim, melakukan ramp check armada bus untuk layanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Cek dadakan untuk tujuan keselamatan penumpang itu digelar, Rabu (17/12/2025).
Pantauan SURYA.co.id, petugas mengecek kondisi ban dengan menyentuh dan melihat kondisi halus tidaknya ban.
Baca juga: Sampah Menumpuk di Areal Bus, Ini yang Dilakukan Terminal Purabaya Surabaya
Mereka juga mengecek fungsi rem, lampu dan kelistrikan, hingga wiper sejumlah bus.
Selain itu, petugas juga mengecek kelengkapan dokumen armada bus.
"Lampu tolong nyalakan. Wiper dan lampu sign harus semua aktif," teriak petugas saat berada di shelter bus jurusan Surabaya - Semarang.
Jalur AKAP Jadi Sasaran Utama Ramp Check
Shelter keberangkatan untuk jalur Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menjadi sasaran utama ramp check.
Sebab jalur AKAP adalah jalur dengan rute panjang. Paling tidak butuh waktu perjalanan minimal tujuh delapan jam.
Petugas langung menuju bus trayek Surabaya-Semarang. Jaminan keselamatan harus menjadi prioritas dalam memberi layanan kepada penumpang.
Keselamatan ini terkait erat dengan kondisi fisik kendaraan dan kebugaran sopir.
Plh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya Verie Sugiharto menuturkan bahwa seluruh armada bus harus dalam kondisi safety dalam mengantarkan penumpang ke kampung halaman.
"Saat musim hujan seperti saat ini, wiper sangat fatal. Harus berfungsi dengan baik. Tentu selain kondisi ketebalan ban yang juga sentral. Semua kami cek. Termasuk alat darurat kebakaran," kata Verie.
Kondisi Fisik dan Kesehatan Sopir Maupun Kru Diperhatikan
Selain kondisi armada yang harus prima, kondisi fisik dan kesehatan sopir dan kru juga harus diperhatikan.
Tidak boleh sopir mengendarai armada bus tanpa istirahat. Setidaknya setiap empat lima jam harus istirahat.
| Periode Libur Natal dan Tahun Baru, 176.348 Penumpang Naik KA dari Stasiun KAI Daop 7 Madiun |
|
|---|
| 200 Ribu Lebih Penumpang Padati Stasiun Banyuwangi Selama Libur Nataru, Berkat Jujugan Wisata |
|
|---|
| Bandara Juanda Layani 864.231 Penumpang Selama Musim Libur Natal dan Tahun Baru |
|
|---|
| Arus Balik Nataru Meningkat, Lebih dari 25 Ribu Penumpang Tiba di KAI Daop 8 Surabaya |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Libur Nataru, Penumpang Diperkirakan Tembus 5.000 di Terminal Patria Blitar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Terminal-Purabaya-Bungurasih-Kecamatan-Waru-Sidoarjo-Jatim-Rabu-17122025.jpg)