Perencana Keuangan Ingatkan, Jangan Lari ke Pinjol Hanya karena Ingin Cepat Berhaji
Pihak Pegadaian turut memberi opsi dan pencerahan dalam percepatan naik haji.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Calon jemaah haji dan umrah mendapat edukasi perencanaan keuangan yang diselenggarakan Persada Indonesia Umrah dan Haji Surabaya menggandeng Pegadaian Kanwil Surabaya
- Pegadaian turut memberi opsi dan pencerahan dalam percepatan naik haji. Salah satunya pembiayaan setoran awal haji dengan program Arum Safar.
- Calon jamaah harus mampu kelola prioritas. Tidak berpengaruh dengan gaya hidup dan tidak terjebak pada pinjaman online untuk berangkat ibadah
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Perencana Keuangan Prita Hapsari Ghozie mengingatkan agar seluruh umat muslim membuat perencanaan keuangan yang sehat dan kuat dalam upaya mempercepat pergi haji. Tidak diperkenankan mengambil pinjaman online (Pinjol).
Tidak saja berkait dengan aturan kegamaan tapi juga membawa mudharat yang lebih besar.
Baca juga: Pelunasan Biaya Haji 2026 Tahap Pertama di Mojokerto Baru Capai 12 Persen
"Jangan sampai karena perencanaan keuangan yang tidak sehat lari ke Pinjol demi mempercepat ibadah haji," kata Prita kepada surya.co.id, Kamis (11/12/2025).
Edukasi Calon Jamaah Haji dan Umrah
Prita hadir dalam Edu Haji Forum dengan tema Finansial Kuat Hati Tenang.
Forum edukasi dengan calon jemaah haji dan umrah itu diselenggarakan oleh Persada Indonesia Umrah dan Haji Surabaya berkerja sama dengan Pegadaian Kanwil Surabaya.
Acara yang digelar di Hotel Grand Swiss Bell Jl Bintoro Surabaya itu dihadiri puluhan umat muslim di Surabaya dan sekitarnya.
Baca juga: Ibadah Haji 2026, Menteri Gus Irfan : Ada Dua Embarkasi Baru Banten dan Yogyakarta
Persada Indonesia adalah biro perjalanan umrah dan haji terpecaya yang berkantor pusat di Surabaya.
Selain Prita, hadir pula dari pihak Pegadaian Alincia Windi, serta Ustad Zein Abidin, motivator dan pembimbing haji Persada Indonesia.
Pihak Pegadaian turut memberi opsi dan pencerahan dalam percepatan naik haji. Salah satunya pembiayaan setoran awal haji dengan program Arum Safar.
Langkah Yang Disiapkan
Prita kepada surya.co.id memberikan tips dan langkah cermat dalam perencanaan dana haji. Pertama yang harus ditata adalah niat. Mau haji reguler atau haji plus.
Berikutnya adalah mengukur kemampuan finansial.
Tetapkan jika ingin dana haji menghendaki haji reguler berarti setoran awal sekitar Rp 25 juta.
Kelola Prioritas Keuangan
Caranya harus mengelola prioritas ini. Tidak berpengaruh dengan gaya hidup tanpa melihat prioritas.
"Saat ini juga lagi tren soal pinjaman online. Saya sarankan terus kelola tujuan utama dana haji dengan tidak terpengaruh tren ini. Pinjol apalagi sampai judi online," kata Prita.
Saking pentingnya perencanaan dan pengelolaan finansial terkait dana haji itu, peserta EduHaji Forum Persada Indonesia antusias. Yanti, yang datang dari Tuban meminta penjelasan model dana haji.
"Mana yang lebih tepat saat pelunasan haji. Apakah cukup aman menyimpan uang. Atau malah dengan cicilan," reaksi Yanti.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Rekaman CCTV Kecelakaan Rombongan Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo, Diduga Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Pemkot Surabaya Salurkan 80 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah |
|
|---|
| Rencana Netanyahu Bisa Berantakan Jika AS dan Iran Damai, Karier Politiknya Dipertaruhkan |
|
|---|
| Sosok Angel Wisudawan Termuda ITB yang Lulus S1 di Usia 20 Tahun, Dikenal Aktif dan Disiplin |
|
|---|
| Rute Pesawat Wings Air Surabaya-Jember Resmi Beroperasi 1 Juni 2026, Cek Jadwalnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pegadaian-di-Hotel-Grand-Swiss-Bell-Surabaya-Kamis-11122025.jpg)