Sabtu, 25 April 2026

Sukseskan Program Cek Kesehatan Gratis, Pemkab Gresik Kerahkan Tenaga Kesehatan ke Pelosok Desa

Gus Yani menegaskan masyarakat Gresik bisa hidup sehat dan tetap produktif dengan layanan CKG melalui program Presiden

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/Sugiyono
CEK KESEHATAN - Forum Kolaborasi dan Dialog publik dengan Tema 'Menggugah Kesadaran Sehat Masyarakat Melalui Media Massa' digela, di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jalan Pahlawan, Jumat (5/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Gresik menjadi narasumber Forum Kolaborasi dan Dialog publik dengan Tema 'Menggugah Kesadaran Sehat Masyarakat Melalui Media Massa.
  • Forum itu memaparkan program Cek Kesehatan Gratis yang masih memerlukan kolaborasi aktif berbagai tenaga kesehatan.
  • Gus Yani menegaskan masyarakat Gresik bisa hidup sehat dan  produktif dengan layanan CKG.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemkab Gresik konsisten terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dan para pekerja. Sebab sebagai kota industri, diusahakan selalu layanan kesehatan 24 jam di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengatakan, layanan kesehatan masyarakat harus diprioritaskan, baik yang ikut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan maupun BPJS Mandiri dan Universal Health Coverage (UHC). 

Hal itu mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Sehingga peningkatan layanan di Puskesmas dan Puskesmas pembantu (Pustu) dioptimalkan agar masyarakat bisa memeriksa kesehatan secara rutin dan gratis. 

"Kalau ada karyawan yang sakit tiba-tiba di pabrik terus dibawa ke Puskesmas, maka tetap harus dilayani. Begitu juga dengan masyarakat Gresik langsung dilayani dengan baik. Jika tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau Kesehatan, langsung dicover UHC" kata Gus Yani, Jumat (5/12/2025). 

Dalam Forum Kolaborasi dan Dialog publik dengan Tema 'Menggugah Kesadaran Sehat Masyarakat Melalui Media Massa', di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Gus Yani juga menegaskan, layanan CKG oleh tenaga kesehatan dapat diakses oleh masyarakat secara gratis.

"Bahkan, tenaga kesehatan di Puskesmas hadir langsung ke desa atau kelurahan baik melalui Posyandu dan Pustu, untuk datang memberikan edukasi kesehatan dan cek kesehatan gratis program Presiden Prabowo ," imbuhnya. 

Gus Yani menegaskan masyarakat Gresik bisa hidup sehat dan tetap produktif dengan layanan CKG melalui program Presiden Prabowo Subianto dan Program Pemkab Gresik dalam UHC. 

"Masyarakat bisa datang langsung ke Puskesmas atau tim Puskesmas yang turun langsung ke desa/kelurahan melalui Posyandu dan Pustu untuk cek kesehatan gratis. Mulai gula darah, kolesterol dan cek tekanan darah. Ini yang terus kita lakukan bersama tim kesehatan dan KWG (Komunitas Wartawan Gresik) untuk terus sosialisasi kepada masyarakat,” katanya.

Sementara Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melalui Seksi Intelijen, Raden Achmad Nur Rizky mendukung program preventif yang dilakukan pemda. Ia menilai pentingnya kesehatan masyarakat dan kepatuhan perusahaan terhadap BPJS Ketenagakerjaan.

"Perusahaan wajib membayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan karyawan meski sudah dipecat selama enam bulan. Jika itu tidak terjadi, maka kami akan menindaklanjuti," kata Nur Rizky. 

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, melalui Kanit Kamsel Satlantas, IPDA Andreas Dwi Anggoro, mengatakan, sinergitas media dan tim kesehatan selalu dilakukan dalam layanan cepat terhadap masyarakat. 

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terbangun antara pemda Gresik khususnya Dinas Kesehatan dalam melayani masyarakat yang kecelakaan. Mudah-mudahan pelayanan baik ini bisa terus terjalin,” kata IPDA Andreas. *****

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved