Selasa, 28 April 2026

Rumah Warga Cerme Gresik Terbakar Usai Tersambar Petir, Instalasi listrik di Bagian Atap Keluar Api

Sebuah rumah di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Gresik terbakar setelah diduga setelah tersambar petir

Penulis: Willy Abraham | Editor: irwan sy
IST/Warga
RUMAH TERBAKAR GRESIK - Kondisi atap rumah terbakar di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Senin (24/11/2025) malam. Rumah tersebut terbakar setelah diduga setelah tersambar petir 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah rumah di Desa Tambakberas, Cerme, Gresik, terbakar setelah diduga tersambar petir saat hujan lebat.
  • Sambaran petir memicu api di atap/instalasi listrik rumah milik Suarti. Petugas Damkar Gresik harus menjebol plafon untuk memadamkan bara.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 25 juta.
  • Polsek Cerme dan Damkar Gresik bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk mendatangi lokasi dan menghubungi PLN untuk pemutusan aliran listrik.

 

SURYA.co.id | GRESIK – Sebuah rumah di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, terbakar setelah diduga setelah tersambar petir, Senin malam (24/11/2025) malam.

Kejadian ini membuat warga sekitar panik lantaran api tiba-tiba muncul dari atap rumah saat hujan deras mengguyur wilayah Cerme.

Baca juga: Pria Lamongan Curi Pakaian Dalam Warga Desa Randuagung Gresik, Terancam Hukuman 5 Tahun

Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo menjelaskan, peristiwa kebakaran akibat sambaran petir tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, hujan lebat disertai angin masih melanda kawasan tersebut.

“Ketika hujan mulai reda, terdengar sambaran petir disertai suara ledakan cukup keras,” ujar Iptu Andik.

Sambaran Petir Munculkan Api

Sambaran petir itu mengenai atap rumah milik Suarti, yang seketika memicu api.

Instalasi listrik di bagian atap terbakar, sehingga aliran listrik rumah pun langsung padam.

“Titik api berada di area yang sulit dijangkau sehingga menyulitkan proses pemadaman. Petugas Damkarla Gresik terpaksa menjebol plafon untuk memadamkan bara api,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini.

Namun, kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 25 juta.

Polsek Cerme dan Damkar Gresik bergerak cepat melakukan penanganan.

Mulai dari mendatangi lokasi, membantu pemadaman, hingga menghubungi PLN untuk pemutusan aliran listrik demi mencegah kebakaran meluas.

Saksi mata, Elly Wahyuni, sempat mendengar suara ledakan keras dari arah atap rumah sebelum api muncul. Setelah petir, listrik rumah korban langsung mati.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved