Sabtu, 25 April 2026

Berita Viral

Kisah Perjuangan Evan Haydar, Pria Asal Gresik yang Sukses Berkarier di Tesla Tanpa Orang Dalam

Dari Gresik ke Tesla, Evan Haydar membuktikan bahwa keberanian keluar dari zona nyaman bisa membuka jalan menuju karier global impian.

Dok Pribadi/Kompas.com
KERJA DI TESLA - Foto Evan Haydar, Pria asal Gresik yang bekerja sebagai HR di Tesla, Jerman. 

SURYA.co.id - Tak semua perjalanan menuju kesuksesan berjalan mulus sejak awal.

Begitulah kisah hidup Evan Haydar, pria asal Gresik, Jawa Timur, yang kini sukses berkarier sebagai Human Resources (HR) di perusahaan teknologi kenamaan dunia, Tesla.

Lahir dan besar di kota kecil dekat Surabaya, Evan tak pernah menyangka dirinya bisa menjadi bagian dari perusahaan multinasional dengan ribuan karyawan lintas negara.

Keputusan berani untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri menjadi titik balik hidupnya.

Setelah lulus SMA, Evan memilih menempuh studi di Hochschule für Technik und Wirtschaft (HTW) Berlin, Jerman, mengambil jurusan International Business, bidang yang kelak menjadi fondasi penting dalam karier globalnya.

“Jurusan International Business banyak banget ngebantu aku dari sisi pemahaman lintas budaya, terus manajemen SDM global, sama komunikasi bisnis internasional,” ujar Evan saat diwawancarai Kompas.com, Rabu (15/10/2025).

Bagi Evan, kuliah di luar negeri bukan sekadar mengejar gelar sarjana.

Ia menilai, hidup di lingkungan multikultural membentuk cara berpikir dan etos kerja yang terbuka.

Walau kini berkarier di bidang HR, ia tetap mengandalkan prinsip-prinsip yang dipelajarinya semasa kuliah.

“Walaupun sekarang aku kerja di HR, yang kelihatannya beda jalur, tapi sebenarnya banyak teori dan mindset yang aku pakai setiap hari,” jelasnya.

Kesempatan besar datang saat Evan bekerja di perusahaan konsultan di Berlin.

Suatu hari, ia menemukan lowongan kerja di Tesla yang cocok dengan keahliannya.

Tanpa menunda waktu, ia mengirim lamaran langsung melalui situs resmi Tesla, tanpa koneksi atau rekomendasi siapa pun.

Tak lama berselang, kabar bahagia pun datang, Evan resmi diterima sebagai HR di perusahaan otomotif raksasa itu.

“Waktu itu aku lagi kerja di perusahaan consulting di Berlin. Tiba-tiba aku lihat kalau Tesla lagi buka lowongan dengan posisi aku,” kenangnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved