Sabtu, 16 Mei 2026

Santri di Gresik Meninggal Tersetrum Saat Hendak BAB, Lalu Tercebur ke Kolam Lele

Seorang santri di salah satu pondok pesantren wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jatim, meninggal tersetrum saat hendakl BAB

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Polsek Ujungpangkah
SANTRI TEWAS TERSETRUM - Polisi saat melakukan olah TKP di sebuah pondok pesantren wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (3/10/2025) dini hari. Santri meninggal dunia akibat tersetrum saat hendak buang air besar (BAB) 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Seorang santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), meninggal dunia akibat tersengat listrik pada Kamis malam (2/10/2025). 

Korban diketahui berinisial IAP dan masih berusia 16 tahun.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, saat korban hendak buang air besar (BAB) di area belakang ponpes yang gelap dan tidak memiliki penerangan. 

Korban didampingi oleh seorang pengasuh pondok saat menuju lokasi kejadian, yang berada di dekat kolam lele.

Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Sujito, membenarkan peristiwa tersebut. 

Menurutnya, korban mengambil sambungan kabel (olor) dari gudang untuk menyalakan lampu sebagai penerangan sementara. 

Namun, saat mencoba memasang lampu di tengah kolam lele, korban justru tersengat listrik.

“Korban memutar lampu dalam kondisi kabel sudah terhubung dengan aliran listrik. Seketika itu korban tersetrum dan jatuh tercebur ke kolam lele,” ungkap Iptu Sujito saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/10/2025).

Pengasuh yang menyaksikan kejadian tersebut, langsung berusaha memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong. 

Pihak ponpes kemudian melaporkan insiden ini ke Polsek Ujungpangkah.

Petugas kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Peringatan akan Pentingnya Keamanan Instalasi Listrik

Kematian santri akibat tersetrum listrik ini menjadi pengingat penting akan perlunya instalasi listrik yang aman dan sesuai standar, terutama di lingkungan pondok pesantren yang fasilitasnya masih terbatas.

Selain itu, edukasi keselamatan penggunaan listrik kepada santri dan pengurus pondok juga perlu ditingkatkan guna mencegah kecelakaan serupa terulang.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved