Pengelola JIIPE Gresik Raih Penghargaan Gubernur Jatim, Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi
dengan penghargaan ini, JIIPE SEZ meneguhkan komitmennya untuk terus membangun kawasan industri modern, berkelanjutan dan berkelas dunia
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), pengelola Java Integrated Industrial and Port Estate Special Economic Zone (JIIPE SEZ) di Kecamatan Manyar Gresik meraih penghargaan peringkat II dalam ajang Investment Award 2025 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam acara Jatim Fest 2025, di Exhibition Mall Grand City Surabaya.
Penghargaan diberikan kepada pelaku usaha berprestasi dalam kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penghargaan diterima manajemen JIIPE SEZ, diwakili oleh Direktur Keuangan PT BKMS, Ifan Johar Kuswahyudi.
Ifan Johar mengatakan, JIIPE SEZ sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teknologi dan Manufaktur seluas kurang lebih 3.000 hektare, telah mencatat realisasi investasi lebih dari Rp 87 triliun hingga triwulan I, Tahun 2025, termasuk komitmen Rp 10 triliun dari investor asing.
"Dengan fasilitas pelabuhan laut dalam 16 LWS, akses tol dan jalur kereta, JIIPE SEZ menjadi hubungan logistik strategis yang memperkuat daya saing industri di Jawa Timur," kata Ifan Johar kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).
Irfan Johar menambahkan, dengan penghargaan ini, JIIPE SEZ meneguhkan komitmennya untuk terus membangun kawasan industri modern, berkelanjutan dan berkelas dunia. "Ini sejalan dengan visi Pemerintah Jawa Timur sebagai lokomotif ekonomi Indonesia," katanya.
Sementara Gubernur Khofifah telah membuka Jatim Fest 2025, Rabu (1/10/2025) di Exhibition Mall Grand City, Surabaya.
Festival tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, dengan tema 'Jawa Timur Tangguh, Jawa Timur Bertumbuh' yang digelar mulai 1 sampai 5 Oktober 2025.
"Forum Jatim Fest 2025 sebagai penanda kebangkitan kembali bahwa Jawa Timur tangguh dan Jawa Timur bertumbuh," kata Khofifah.
Lebih lanjut Khofifah menambahkan, bahwa Jawa Timur terus menegaskan posisinya sebagai penggerak ekonomi nasional.
Hal itu terlihat pada semester I 2025, mencatat realisasi investasi senilai Rp 74,69 triliun dari 73.148 proyek. "Ini telah menyumbang 7,9 persen dari total nasional dan menyerap lebih dari 130.000 tenaga kerja," imbuhnya.
Sebagai bagian dari Jatim Fest, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan Investment Award 2025 kepada pelaku usaha berprestasi.
Untuk kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yaitu PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera pengelola JIIPE SEZ di Gresik berhasil meraih peringkat II.
"Investasi besar di JIIPE SEZ telah menciptakan ribuan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, serta memberikan multiplier effect signifikan bagi perekonomian Jawa Timur dan kontribusi nasional," katanya. *****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penghargaan-Jatim-fest-di-Gresik-1.jpg)