Pramuka Jatim Gotong-Royong Bersihkan Gedung Grahadi yang Dibakar

Pramuka Jawa Timur turut melakukan pembersihan Gedung Negara Grahadi yang mengalami kerusakan parah akibat aksi massa

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: irwan sy
fatimatuz zahro/surya.co.id
GOTONG ROYONG - Gerakan Pramuka Jawa Timur turut melakukan pembersihan Gedung Negara Grahadi yang mengalami kerusakan parah akibat aksi massa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) malam. Para anggota pramuka gotong royong membersihkan sisa puing, kayu hangus, hingga kabel berserakan di area depan sayap barat Gedung Negara Grahadi tepatnya ruang Wakil Gubernur Jatim pasca kebakaran yang melanda. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Gerakan Pramuka Jawa Timur turut melakukan pembersihan Gedung Negara Grahadi yang mengalami kerusakan parah akibat aksi massa yang berlangsung pada Jumat (29/8/2025) malam.

Para anggota pramuka gotong royong membersihkan sisa puing, kayu hangus, hingga kabel berserakan di area depan sayap barat Gedung Negara Grahadi tepatnya ruang Wakil Gubernur Jatim pasca kebakaran yang melanda.

Mereka bekerja sama mengumpulkan puing, menyapu, hingga membersihkan material yang terbakar dan bahu-membahu memulihkan kondisi lingkungan Gedung Grahadi.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian pramuka terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami menggerakkan seluruh gugusdepan, saka, dan racana untuk terlibat dalam aksi peduli lingkungan. Ini adalah wujud nyata pengamalan Satya dan Darma Pramuka,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Arum juga menekankan pentingnya menjaga sikap santun, disiplin, dan gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan.

Pihaknya berkoordinasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat agar aksi ini berjalan tertib.

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pramuka hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kami ingin Grahadi kembali bersih dan layak sebagai simbol kebanggaan Jawa Timur,” imbuh Arum.

Pantauan di lokasi, para pramuka yang didominasi kalangan penegak dan pandega terlihat bekerja hingga siang hari.

Mereka mengangkat potongan kayu, menyapu abu sisa kebakaran, hingga menata kembali lingkungan sekitar halaman depan Grahadi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved