Selasa, 12 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Persebaya Dihantam Badai Cedera Usai Tahan Persis, Malik dan Koko Dipantau

Persebaya Surabaya dihantam badai cedera usai ditahan Persis Solo. Malik Risaldi dan Koko Ari masih dalam pemantauan tim medis.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Cak Sur
tribunnews/Muhammad Nursina
BEREBUT BOLA - Pemain Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya (kiri) mengontrol bola dan diadang pesepak bola Persis Solo, Roman Paparhya dalam pertandingan Super League di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu (9/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya Surabaya gagal melanjutkan tren kemenangan usai ditahan Persis Solo 0-0 di Stadion Manahan.
  • Duel intens membuat Koko Ari Araya dan Malik Risaldi mengalami cedera dan masih dipantau tim medis.
  • Bernardo Tavares mengakui timnya mengalami banyak masalah di babak kedua akibat kondisi fisik pemain.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya harus membayar mahal hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026). Selain gagal memperpanjang tren kemenangan, Bajul Ijo juga dihantam badai cedera jelang laga penting kontra Semen Padang.

Dua pemain yang mengalami masalah fisik adalah Koko Ari Araya dan Malik Risaldi. Keduanya harus ditarik keluar lebih cepat, karena mengalami cedera dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 tersebut.

Kondisi ini membuat tim pelatih dan departemen medis Persebaya bekerja ekstra, untuk memastikan kesiapan skuad menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Malik dan Koko Masih Dipantau Tim Medis

Koko Ari lebih dulu meninggalkan lapangan pada menit ke-60 setelah terlihat terpincang-pincang. Posisi pemain asal Surabaya itu kemudian digantikan Dimas Wicaksono.

Sementara Malik Risaldi harus ditarik keluar saat awal babak kedua dan digantikan Mikael Tata.

Chief Medical Officer Persebaya, dr Pratama Wicaksana Wijaya atau dr Tommy, memastikan kondisi kedua pemain masih terus dipantau.

“Malik menunjukkan perkembangan yang positif. Kami terus melakukan observasi, terutama terkait kondisi fisiknya setelah pertandingan kemarin,” kata dr Tommy.

Sedangkan untuk Koko Ari, ia menyebut cedera yang dialami berupa kram akibat tingginya intensitas pertandingan.

“Untuk Koko, pertandingan kemarin dia mengalami kram. Komunikasi terakhir, kondisinya sudah membaik dan pulih,” tambahnya.

Duel Intens di Manahan Tinggalkan Masalah Fisik

Pertandingan melawan Persis Solo memang berlangsung dalam tempo tinggi. Situasi itu membuat sejumlah pemain Persebaya mengalami kelelahan dan gangguan fisik selepas pertandingan.

Meski demikian, tim medis memastikan kondisi mayoritas pemain masih cukup baik.

“Secara keseluruhan kondisi pemain Persebaya dalam keadaan cukup baik. Pemain yang mengalami keluhan sudah mendapatkan penanganan dari tim medis, baik dokter tim maupun fisioterapis,” terang dr Tommy.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, juga mengakui timnya sempat kesulitan pada babak kedua karena beberapa pemain mengalami masalah fisik.

“Babak kedua kami mulai mengalami masalah. Banyak pemain yang harus keluar. Kami perlu menempatkan pemain di posisi yang berbeda,” ujar Bernardo Tavares.

Meski dalam situasi sulit, pelatih asal Portugal itu tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu membawa pulang satu poin dari kandang Persis Solo.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved