Minggu, 3 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Terancam Degradasi, PSBS Biak Siap All Out Hadapi Persebaya di GBT 

PSBS Biak wajib menang lawan Persebaya jika ingin lolos dari ancaman degradasi

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
LAGA HIDUP MATI - Skuad utama PSBS Biak menghadapi Persib Bandung (25/1/2026). PSBS Biak akan tampil all out hadapi Persebaya Surabaya di Stadion GBT Sabtu (2/5/2026) besok sore.(foto PSBS Biak) 
Ringkasan Berita:
  • PSBS Biak hadapi laga penentu lawan Persebaya di pekan ke-31. 
  • Kekalahan pastikan degradasi, kemenangan buka peluang bertahan. 
  • Pelatih dan pemain janji tampil maksimal meski tren buruk membayangi.

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - PSBS Biak akan menjalani laga hidup-mati menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (2/5/2026) besok sore.

Hasil dari laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 ini menentukan nasib mereka.

Jika kalah dari Persebaya, otomatis PSBS Biak akan terdegradasi musim depan. Sebaliknya, jika berhasil menang, peluang untuk bertahan masih terbuka.

Situasi Sulit PSBS Biak

Pelatih karakter PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo menyadari situasi sulit timnya.

Baca juga: Harapan Bonek Persebaya Surabaya Finish Empat Besar Klasemen

"Kondisi saat ini kami realistis, oleh karenanya kami tidak akan melihat seperti apa. Yang jelas kami akan bermain maksimal," kata Kahudi secara tegas saat jumpa pers jelang laga, Jumat (1/5/2026).

"Saya ingin anak-anak bersama sepanjang pertandingan. Kami lihat hasilnya besok seperti apa," tambahnya.

PSBS Biak memang sedang dalam situasi sulit, 13 laga terakhir puasa kemenenangan. Termasuk 8 laga terakhir secara beruntun menelan kekalahan. Situasi yang membuat mereka diambang degradasi.

Persebaya berada pada situasi lebih baik. Selain ada di peringkat lima klasemen, skuad asuhan Bernardo Tavares itu juga sedang dalam kepercayaan diri tinggi pasca dua laga terakhir secara beruntun menang.

Baca juga: Harga Tiket Persebaya Surabaya vs PSBS Biak, Mulai Rp 75 Ribu HIngga Rp 270.000

"Aspek mental, saya tanamkan bagaimana mereka bertanggung jawab pada diri mereka masing-masing," terang Kahudi.

"Mereka masih punya masa depan untuk dilihat banyak orang. Saya pikir lawan Persebaya, tim besar, itu menjadi motivasi tersendiri buat para pemain untuk menunjukkan siapa mereka," pungkasnya.

Pemain PSBS Biak, Arjuna memiliki harapan sama. Ia tidak melihat situasi yang ada, terpenting bertanggung jawab secara pribadi sebagai profesional.

"Kami datang dengan harapan yang kami inginkan. Semoga besok kami bisa bermain maksimal dan dapat hasil yang baik," kata Arjuna.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved