Jumat, 17 April 2026

Persebaya Surabaya

Bonek Tetap Dukung, Persebaya Surabaya Diminta Bangkit dari Evaluasi

Persebaya Surabaya kalah 1-5 dari Borneo FC. Bruno Moreira minta tim evaluasi, Bajol Ijo turun ke posisi enam klasemen Liga 1.

Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Habibur Rohman
MENANG - Pemain Persebaya merayakan gol yang dicetak Gali Freitas. Persebaya menang 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (25/2/2026) malam. Bruno Moreira, meminta rekan-rekannya tidak larut dalam kesedihan setelah kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (8/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya kalah telak 1-5 dari Borneo FC, turun ke posisi enam klasemen.
  • Bruno Moreira meminta tim tidak larut dalam kesedihan dan segera evaluasi.
  • Evaluasi skuad menyoroti pemain muda yang belum tampil dan kontribusi pemain asing.

 

SURYA.co.id, Surabaya - Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, meminta rekan-rekannya tidak larut dalam kesedihan setelah kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (8/3/2026). 

Ia menegaskan pentingnya evaluasi dan fokus menatap laga berikutnya.

Kekalahan ini menjadi yang terbesar bagi Bajol Ijo di era pelatih Bernardo Tavares. Hasil tersebut membuat Persebaya turun ke posisi keenam klasemen Super League 2025/2026 dengan 39 poin, digeser Persita Tangerang yang mengoleksi 41 poin.

Bruno Moreira mengakui bahwa hasil ini sangat mengecewakan bagi tim. Namun, ia menekankan bahwa dalam sepak bola kemenangan dan kekalahan adalah hal yang wajar, sehingga tim harus segera bangkit.

Kekalahan telak dari Borneo FC membuat Bonek terkejut sekaligus kecewa. Bruno Moreira menegaskan bahwa pertandingan tersebut bukan laga yang biasa bagi Bajol Ijo.

Baca juga: Berita Persebaya Surabaya Hari Ini: Reaksi Keras Bonek Usai Dibantai Borneo FC dan Jadwal Padat

Persebaya kebobolan lima gol dan hanya mampu membalas satu gol.

Kekalahan ini membuat tim turun ke posisi enam klasemen.

Persita Tangerang berhasil menggeser Persebaya dengan keunggulan dua poin.

“Pertandingan ini jelas bukan laga yang biasa bagi Persebaya. Kami tentu tidak menyangka harus kebobolan hingga lima gol dan hanya mampu membalas satu,” kata Bruno seusai laga.

Ia menambahkan bahwa pertandingan sudah selesai dan tim harus menerima hasil tersebut. Menurutnya, bukan waktunya bagi tim untuk terus bersedih.

Baca juga: Jadwal Padat dan Berat Persebaya Surabaya Menunggu, Evaluasi Skuad Jadi Sorotan

“Sekarang bukan waktunya untuk terus menyesali hasil. Dalam sepak bola, ada kalanya tim meraih kemenangan, dan ada kalanya harus menelan kekalahan,” tegas Bruno.

Pemain asal Brasil itu juga menekankan bahwa semua pihak di Persebaya merasakan kekecewaan yang sama. Namun, jika terus larut dalam kesedihan, tim tidak akan bangkit.

Bruno meminta agar seluruh pemain melakukan refleksi dan analisis lebih detail bersama pelatih. “Saya rasa semua pemain perlu merefleksikan pertandingan ini. Setelah itu, pelatih akan melakukan analisis lebih detail dan berdiskusi bersama kami,” katanya.

Ia berharap evaluasi ini bisa memperbaiki kekurangan tim. “Kami akan melihat kembali apa saja yang sudah berjalan baik, sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih kurang selama pertandingan,” jelasnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved