Senin, 13 April 2026

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya Rayakan 100 Laga Ernando Ari, Bonek: Supernandoo

Ernando Ari resmi capai 100 laga bersama Persebaya. Bonek beri pujian, target berikutnya membawa Bajol Ijo juara.

Editor: Adrianus Adhi

Ringkasan Berita:
  • Ernando Ari resmi mencatat 100 laga bersama Persebaya, perjalanan dimulai dari EPA hingga jadi kiper utama.
  • Bonek memuji Ernando sebagai legenda muda dan simbol loyalitas.
  • Ernando menargetkan membawa Persebaya juara, laga berikutnya melawan Borneo FC jadi ujian penting

SURYA.co.id, Surabaya - Seratus penampilan bukan sekadar angka bagi Ernando Ari Sutaryadi. Kiper utama Persebaya Surabaya itu menorehkan milestone penting dalam kariernya, menandai perjalanan panjang penuh kerja keras, disiplin, dan kepercayaan yang ia jaga sejak debut profesional.

Pemain yang akrab disapa Nando mengaku haru ketika menyentuh angka 100. Baginya, pencapaian ini bukan hanya catatan statistik, melainkan rangkuman dari kesabaran, latihan keras, dan komitmen untuk selalu tampil maksimal.

“Ini bukan perjalanan singkat. Saya sangat bahagia dan bangga bisa mencatatkan 100 penampilan bersama Persebaya. Saya bersyukur bisa terus dipercaya serta membantu tim sejauh ini,” ujar Ernando dikutip SURYA.co.id dari laman Persebaya.

Baca juga: Berita Persebaya Surabaya Hari Ini: Jadwal vs Borneo, Kasus Rasisme Mikael Tata dan Kartu Kuning

Bonek bahkan memberikan apresiasi besar atas pencapaian Ernando. Dukungan suporter terlihat jelas di media sosial, dengan komentar yang menegaskan statusnya sebagai kiper andalan Bajol Ijo.

“isek enom wes dadi legend,” tulis akun fnalawy.

“top @nandoariiiss,” komentar pgsproindonesia.

“kiper apik iki,” tulis iid.abdullah.

“supernandoo,” ungkap mubaifarhan_.

“Ayooo ndo wujudkan One Man, One Club,” tulis andryikhwan.

Komentar-komentar ini menunjukkan bahwa Ernando dianggap sebagai simbol loyalitas dan masa depan Persebaya.

Dari Catatan SURYA.co.id, perjalanan Ernando dimulai dari EPA Persebaya, tempat ia ditempa dalam kompetisi usia muda. Dari akademi itu, ia belajar memahami tekanan pertandingan, memperkuat mental, dan mengasah refleks.

Debut profesionalnya terjadi pada Liga 1 musim 2021/2022 saat menghadapi Borneo FC Samarinda. Laga itu menjadi gerbang menuju babak baru dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional.

Baca juga: Persebaya Surabaya Tegas Tolak Rasisme, Bela Mikael Tata Lewat Kampanye Say No to Racism

Sejak debut tersebut, Ernando terus berproses. Ia bersaing, belajar dari kesalahan, dan memanfaatkan setiap peluang hingga akhirnya mengamankan posisi sebagai kiper utama Persebaya.

Momen paling berkesan baginya adalah saat menepis penalti Arema FC pada pekan ke-33 Liga 1 2022/2023 di Stadion PTIK. Penyelamatan itu menjaga kemenangan Persebaya sekaligus mengukuhkan namanya sebagai tembok terakhir yang bisa diandalkan.

“Kalau bicara momen yang paling berkesan, tentu saat saya menepis penalti Arema di Jakarta. Itu momen yang sangat krusial dan jadi kenangan berarti buat saya pribadi,” ujarnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved