Persebaya Surabaya
Alasan Bernardo Tavares Mainkan Leo Lelis Sebagai Striker saat Hadapi Bhayangkara FC
Laga yang sering terhenti, membuat skema serangan yang dibangun Persebaya kurang maksimal.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memainkan bek asing Leo Lelis sebagai striker saat menit akhir lawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026) malam
- Keputusan ini diambil karena situasi laga sering terhenti akibat ulur waktu lawan, sementara Persebaya tertinggal 1-2.
- Meski kalah dan catatan 13 laga tak terkalahkan terhenti, Tavares tetap memuji perjuangan tim dan menekankan evaluasi untuk laga berikutnya lawan Persijap Jepara.
SURYA.co.id, SURABAYA - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares ungkap alasan memainkan bek tengah asingnya, Leo Lelis sebagai striker ketika menghadapi Bhayangkara FC.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2/2026) malam itu, Leo Lelis dimasukkan menit 85 menggantikan Gali Freitas.
Catatan SURYA.co.id, Leo Lelis bukan bermain di posisi utamanya sebagai bek tengah.
Leo Lelis justru dimainkan sebagai striker setelah empat menit sebelumnya, Mihailo Perovic, striker asing Persebaya digantikan Dimas Wicaksono.
Pengalaman Baru Leo Lelis
Ini menjadi pengalaman baru bagi Leo Lelis setelah laga-laga Persebaya sebelumnya bermain sebagai bek tengah.
"Kami sudah mencoba membuat rencana ini saat latihan. Saat latihan, dia (Leo Lelis) mencetak gol," kata Bernardo Tavares menjawab pertanyaan SURYA.co.id, Senin (16/2/2026).
Baca juga: Air Mata Kiper Persebaya, Andhika Ramadhani Minta Maaf Usai Kalah dari Bhayangkara FC
"Di pertandingan ini dia tidak memiliki kesempatan itu. Tapi bagaimanapun saya menyukai Lelis. Dia berusaha melakukan pengorbanan ini. Dia berusaha berjuang untuk tim," tambahnya.
Laga Sering Terhenti
Pelatih asal Portugal itu juga menyebut opsi memasukkan Leo Lelis karena situasi pertandingan selalu terhenti akibat pemain Bhayangkara FC mengulur-ngulur waktu dengan berbagai cara.
Bahkan, wasit Yudai Yamamoto yang memimpin pertandingan mengeluarkan tiga kartu kuning atas aksi mengulur-ngulur waktu pemain Bhayangkara FC.
Situasi yang sangat merugikan Persebaya yang sedang tertinggal 1-2.
Skema Serangan Persebaya Kurang Maksimal
Laga yang sering terhenti, membuat skema serangan yang dibangun Persebaya kurang maksimal.
"Menit-menit terakhir, kami mencoba bermain lebih mengandalkan hati daripada kepala," ucapnya.
Dalam rencananya, ia berharap Persebaya banyak menguasai bola di sisi lapangan lawan dan mencoba melakukan umpan silang.
Mencoba melepaskan umpan ke tiang kedua atau mengantisipasi tiang pertama bek. Melakukan umpan balik, umpan silang, menciptakan solusi.
| Berita Persebaya Hari Ini, Bruno Moreira Bikin Bonek Deg-degan, “Stay Capt Bruno!” |
|
|---|
| Bernardo Tavares Bongkar Rahasia Persebaya Tampil Moncer Dan Menang Tiga Laga Beruntun |
|
|---|
| Persebaya Surabaya Dapat Dukungan Bonek, Masuk ke Perburuan Pemain Bersama Persib dan Persija |
|
|---|
| 6 Alasan Bonek Kompak Minta Bruno Stay di Persebaya Surabaya, “Stay capt,” Menggema |
|
|---|
| Berita Persebaya Hari Ini: Rivera On Fire, Milos Makin Gacor, Target 4 Besar Terbuka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2-Leo-Lelis-sebagai-striker-ketika-menghadapi-Bhayangkara-FC.jpg)