Persik Kediri
Alasan Persik Kediri Tak Bisa Menjamu PSIM di Stadion Brawijaya
Dikarenakan pertandingan tidak mendapatkan izin penyelenggaraan dari pihak kepolisian setempat.
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Persik Kediri dipastikan tidak bisa memainkan laga kandang di Stadion Brawijaya saat menjamu PSIM Yogyakarta pekan ke-21
- Dikarenakan pertandingan tidak mendapatkan izin penyelenggaraan dari pihak kepolisian setempat.
- Persik akhirnya memilih Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik laga tersebut dijadwalkan berlangsung Jumat (13/2/2026).
- Pertandingan juga dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton.
SURYA.co.id KEDIRI - Persik Kediri kembali menghadapi tantangan nonteknis jelang lanjutan Super League musim 2025/2026.
Tim berjuluk Macan Putih dipastikan tidak bisa memainkan laga kandang di Stadion Brawijaya saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-21, sehingga harus kembali berstatus sebagai tim musafir.
Tak Dapat Izin Dari Kepolisian
Kondisi ini terjadi karena pertandingan tidak mendapatkan izin penyelenggaraan dari pihak kepolisian setempat.
Akibatnya, Stadion Brawijaya yang selama ini menjadi markas Persik Kediri tidak dapat digunakan sebagai venue pertandingan.
Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, membenarkan situasi tersebut saat dikonfirmasi.
Baca juga: Dua Pemain Asing Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias Resmi Gabung Persik Kediri
Ia menyebut keputusan tersebut menjadi kabar kurang menggembirakan bagi tim dan suporter karena kembali memaksa Persik bermain di luar kandang sendiri.
Pindah Ke Stadion Gelora Joko Samudro Gresik
Menurutnya, tim akhirnya memilih Stadion Gelora Joko Samudro di Gresik sebagai tempat pelaksanaan pertandingan melawan PSIM Yogyakarta. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/2/2026).
Widodo menjelaskan bahwa tidak keluarnya izin kepolisian berkaitan dengan faktor keamanan dan catatan pertemuan kedua tim di masa lalu.
Ia menyebut ada pertimbangan dari aparat karena riwayat bentrokan yang pernah terjadi dalam pertemuan sebelumnya.
"Polres Kediri Kota tak memberikan izin karena history yang kurang baik, sebab kedua tim sempat terlibat bentrok pada tahun 2019 lalu saat keduanya bertanding di kompetisi Liga 2. Karena pihak kepolisian Polres Kediri Kota tidak memberikan izin, jadi mau tak mau Persik Kediri harus mencari venue pengganti, dan Stadion Gelora Joko Samudro menjadi pilihan venue pengganti tersebut," katanya, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Adrian Luna Gelandang Serang Asal Uruguay Gabung Persik Kediri, Macan Putih Tambah Amunisi
Selain berpindah venue, pertandingan juga dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
"Jadi pertandingan digelar tanpa adanya penonton. Baik itu penonton tuan rumah maupun tim tamu," terangnya.
Situasi ini menjadi kali ketiga bagi Persik Kediri menjalani laga kandang dengan status tim musafir sepanjang musim 2025/2026.
Sebelumnya, Persik juga harus bermain di luar Kediri saat menghadapi Madura United dan Persebaya Surabaya, sehingga laga melawan PSIM Yogyakarta menambah daftar pertandingan kandang yang tidak bisa digelar di Stadion Brawijaya.
Persik Kediri
Persik Kediri vs PSIM Jogjakarta
Stadion Brawijaya Kota Kediri
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
Meaningful
| Persik Kediri Kena Comeback, Dipermalukan Persija di Laga Kandang Terakhir |
|
|---|
| Laga Terakhir di Brawijaya Lawan Persija, Tekad Persik Kediri Bikin Persikmania Bahagia |
|
|---|
| Ada 8.000 Tiket untuk Laga Persik Kediri vs Persija di Stadion Brawijaya |
|
|---|
| Laga Penutup Persik vs Persija: Macan Putih Mati Matian Incar Kemenangan Spesial |
|
|---|
| Amankan Posisi Klasemen, Persik Kediri Buru Kemenangan Lawan Semen Padang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/TIDAK-LIBUR-Skuad-Persik-Kediri-saat-melakoni-laga-pek.jpg)