Jumat, 24 April 2026

Persebaya Surabaya

Prediksi PSIM vs Persebaya: Bernardo Tavares Usung Misi Balas Dendam

Persebaya tantang PSIM di Bantul. Bernardo Tavares waspadai kekuatan lawan, sementara Ernando Ari optimis curi poin penuh di pekan ke-18.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Khairul Amin
SIAP TEMPUR - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares saat jumpa pers setelah menghadapi Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (10/1/2026). Menjelang laga melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026, Minggu (25/1/2026), Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa timnya tengah dalam kondisi siap tempur. 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya akan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada Minggu (25/1/2026) dengan skuad yang baru dirombak.
  • Pelatih Bernardo Tavares mewaspadai stabilitas skuad PSIM dan keunggulan fisik lawan yang memiliki daya jelajah tinggi.
  • Kiper Ernando Ari menyatakan kesiapan mental dan teknis tim setelah mendapatkan analisis mendalam mengenai karakteristik pemain lawan.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga tandang krusial melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 Super League 2025/2026

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (25/1/2026) besok ini, menjadi panggung pembuktian bagi skuad anyar asuhan Bernardo Tavares.

Adaptasi Cepat Skuad Baru Bajul Ijo

Menjelang laga, Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa timnya tengah dalam kondisi siap tempur. 

Meskipun baru tiga pekan menangani tim, pelatih asal Portugal tersebut fokus melakukan penyesuaian strategi dengan karakteristik pemain yang ada.

"Pelatih baru, ide-ide berbeda. Kami mencoba menyesuaikan dengan karakteristik pemain untuk memilih cara bermain terbaik, agar bisa mendapatkan performa maksimal," ujar Bernardo Tavares dalam sesi konferensi pers yang diliput SURYA.co.id, Sabtu (24/1/2026).

Persebaya memang melakukan perombakan besar di putaran kedua. Tercatat, empat pemain asing baru didatangkan untuk menggantikan enam pemain yang dilepas. 

Bernardo Tavares mengakui, bahwa waktu tiga pekan belum cukup untuk menyempurnakan seluruh elemen tim, namun progres signifikan terus ditunjukkan.

Mewaspadai Kolektivitas PSIM Yogyakarta

Berbeda dengan Persebaya yang sedang bertransisi, PSIM Yogyakarta tampil dengan skuad yang lebih stabil. Tim Laskar Mataram ini tidak melakukan banyak perubahan sejak awal musim, yang menjadi keunggulan dalam hal chemistry tim.

"Kami harus fokus untuk bermain bagus, karena lawan telah membuktikan bahwa mereka adalah tim yang tangguh," tambah pelatih berusia 45 tahun itu. 

Bernardo Tavares juga mengingatkan anak asuhnya pada kekalahan 0-1 di putaran pertama, saat bermain di kandang sendiri.

PSIM dikenal sebagai tim dengan etos kerja tinggi. 

"Mereka adalah tim yang banyak berlari, baik saat menguasai bola maupun tidak. Mungkin salah satu tim dengan jarak tempuh pemain terjauh di liga," puji Bernardo Tavares.

Antisipasi Bola Mati dan Dukungan Suporter

Selain taktik permainan terbuka, Bernardo Tavares memberikan perhatian khusus pada skema bola mati (set piece). Hal ini berkaca pada evaluasi pertandingan sebelumnya, di mana gawang Persebaya sempat bobol melalui situasi tersebut. 

Fokus pada transisi ofensif dan defensif, menjadi kunci utama jika ingin mencuri poin di Bantul.

Kepercayaan diri tuan rumah sedang di puncak menyusul dua kemenangan beruntun. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved