Persebaya Surabaya
Cinta Bonek Pada Persebaya, “Cuma Ingatkan Sudah 24 Hari Tanpa Pelatih”
Persebaya Surabaya mencari pelatih baru pengganti Eduardo Perez kandidat mulai muncul, sementara Uston Nawawi fokus memimpin laga terakhirnya.
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
Persebaya ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk mengakhiri tren imbang.
Atmosfer Gelora Bung Tomo diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain. Rachmat Irianto menegaskan bahwa tim harus tampil habis-habisan.
Sementara itu, Borneo FC datang ke Surabaya dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal.
Pesut Etam baru saja menelan dua kekalahan beruntun setelah sebelumnya mencatat 11 kemenangan beruntun.
Kekalahan dari Bali United dan Persib Bandung membuat posisi mereka di puncak klasemen mulai terancam.
Persija Jakarta dan Persib kini semakin mendekat dengan selisih poin tipis.
Salah satu pemain kunci, Fajar Fathurrahman, menegaskan bahwa tim tidak boleh larut dalam kekecewaan.
“Setiap tahun pasti ada situasi seperti ini. Tapi Borneo tetaplah Borneo,” ujarnya.
Ia menilai bahwa kekalahan harus dijadikan bahan evaluasi.
“Namun itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami akan tetap bermain sesuai instruksi pelatih,” katanya.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama berada dalam tekanan, laga ini diprediksi berlangsung ketat.
Persebaya membutuhkan kemenangan untuk meredam kritik suporter dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
| Berita Persebaya Surabaya Hari Ini Setelah Catat Sejarah Menang 7-0 di Padang, Jadwal Lawan Persik |
|
|---|
| Bantai Semen Padang 7 Gol, Persebaya Akhiri Kutukan Di Kandang Semen Padang |
|
|---|
| Persebaya Menang Besar 0-7 dari Semen Padang, Bernardo Tavares Sebut Masih Banyak Catatan |
|
|---|
| Usai Bantai Semen Padang 7 Gol, Pemain Persebaya Justru Beri Penghormatan |
|
|---|
| Persebaya Unggul 2-0 atas Semen Padang di Babak Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sadida-Nugraha-dan-Uston-Nawawi-6122025.jpg)