MotoGP 2026
Veda Ega Pratama Bikin Dunia Balap Terpukau, Talenta Indonesia Ini Dipuji Bos Gresini Racing
Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 2026, dipuji Gresini Racing dan hanya terpaut satu poin dari puncak klasemen rookie.
Ringkasan Berita:
- Veda Ega Pratama menjadi salah satu dari tiga rookie Moto3 2026 yang berhasil meraih podium dan sempat memimpin klasemen pendatang baru.
- Direktur Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, menyebut Veda sebagai salah satu talenta Asia terkuat yang saat ini berlaga di Moto3.
- Usai GP Hungaria, Veda berada di posisi kedua klasemen rookie dengan 71 poin, hanya tertinggal satu angka dari Brian Uriarte.
SURYA.CO.ID - Veda Ega Pratama terus mencuri perhatian pada musim debutnya di Moto3 2026. Pembalap muda asal Indonesia itu tak hanya mampu bersaing di papan atas klasemen rookie, tetapi juga mendapat pengakuan sebagai salah satu talenta Asia paling menjanjikan di ajang balap dunia.
Perjalanan Veda Ega Pratama di Moto3 musim ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki calon bintang besar di arena Grand Prix.
Di tengah ketatnya persaingan delapan pembalap rookie, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut mampu tampil konsisten dan menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pembalap debutan seusianya.
Keberhasilannya menembus podium hingga bersaing di puncak klasemen rookie menjadi sinyal kuat lahirnya generasi baru balap motor Tanah Air.
Moto3 2026 telah menuntaskan delapan seri dengan persaingan yang berlangsung sengit, termasuk di kategori pendatang baru.
Baca juga: Veda Ega Diganjar Long Lap Penalty, Tetap Optimistis Kejar Posisi Depan di Moto3 Hungaria
Dari delapan rookie yang tampil musim ini, hanya tiga pembalap yang sudah merasakan podium, yakni Brian Uriarte, Hakim Danish, dan Veda Ega Pratama.
Pembalap Honda Team Asia itu berhasil mengamankan podium ketiga pada GP Brasil serta kembali naik podium setelah memperoleh keuntungan dari hukuman yang diterima Adrian Fernandez pada GP Prancis.
Berkat performa impresif tersebut, Veda sempat memimpin klasemen rookie Moto3 2026 dalam beberapa seri. Namun posisinya harus tergeser setelah Brian Uriarte tampil dominan dan meraih kemenangan di GP Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park.
Dipuji Gresini Racing, Hanya Tertinggal Satu Poin dari Puncak Rookie
Potensi besar Veda ternyata sudah tercium sejak musim lalu. Direktur Pemasaran Gresini Racing, Carlo Merlini, bahkan secara terbuka menyebut pembalap Indonesia itu sebagai salah satu talenta Asia terkuat yang saat ini berkompetisi di Moto3.
"Ada seorang pembalap muda Indonesia yang sangat kuat," kata Merlini saat berada di Jakarta pada 1 Oktober 2025 lalu.
Baca juga: Skandal Mesin Moto3 Hungaria 2026, Diskualifikasi Fernandez, Veda Ega Pratama Podium 3
"Dia (Veda) sangat kuat, jadi, ya, ada ruang dan olahraga kami membutuhkan pembalap Asia, pembalap Asia yang kuat," imbuhnya.
Tak hanya Merlini, pembalap MotoGP dari Gresini Racing, Alex Marquez, juga pernah menyebut nama Veda sebagai salah satu rider muda yang layak mendapat perhatian.
Sebagai rookie, catatan performa Veda tergolong sangat kompetitif. Sejak seri pembuka, rekan setim Zen Mitani itu hampir selalu finis di zona poin dan beberapa kali mampu menembus posisi 10 besar.
Sepanjang musim berjalan, Veda hanya dua kali gagal mengamankan poin. Pertama saat mengalami kecelakaan di GP Amerika Serikat dan kedua ketika finis di posisi ke-16 pada GP Hungaria.
| Update Klasemen Bezzecchi Memimpin, Ancaman Marc Marquez Kian Nyata Usai GP Hungaria |
|
|---|
| Comeback Marc Marquez, Tampil Tak Tersentuh Sapu Bersih MotoGP Hungaria 2026 |
|
|---|
| Penalti Long Lap Hungaria Pupus Harapan Veda Ega, Bos Honda Team Asia Maklumi Kekecewaanya |
|
|---|
| Veda Ega Diganjar Long Lap Penalty, Tetap Optimistis Kejar Posisi Depan di Moto3 Hungaria |
|
|---|
| Veda Ega Pratama Bikin Kejutan di Hungaria, Sempat Pole Akhirnya Start Baris Ketiga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/veda-dipuji-bos-gresini.jpg)