Sabtu, 13 Juni 2026

Berita viral

Sosok Putra Tri Ramadani, Mahasiswa di Surabaya yang Ukir Sejarah Emas Panjat Tebing Dunia

Putra Tri Ramadani, mahasiswa UM Surabaya mencatat sejarah sebagai atlet Indonesia pertama peraih emas nomor lead World Climbing Series 2026

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
tangkap layar/Koni Kota Kediri
CETAK SEJARAH - Putra Tri Ramadani, mahasiswa UM Surabaya, mencetak sejarah sebagai atlet Indonesia pertama yang meraih emas nomor lead World Climbing Series 2026 di Praha, Ceko. 

Ringkasan Berita:
  • Putra Tri Ramadani meraih medali emas nomor lead di World Climbing Series Praha 2026.
  • Menjadi atlet Indonesia pertama yang menjuarai nomor lead dalam sejarah ajang tersebut.
  • Mencatat skor 43 pada babak final, mengungguli Neo Suzuki (Jepang) dan Jakob Schubert.

 

SURYA.CO.ID - Nama Putra Tri Ramadani kini tengah menjadi perbincangan hangat di dunia olahraga internasional.

Atlet panjat tebing berbakat sekaligus mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) ini mengukir sejarah besar di kancah internasional.

Putra menjadi atlet Indonesia pertama yang meraih medali emas nomor lead dalam sejarah World Climbing Series setelah tampil sebagai juara di Praha, Ceko, pada Senin (8/6/2026) dini hari.

Pada babak final World Climbing Series Praha 2026, Putra mencatatkan skor impresif 43.

Putra Tri Ramadani berhasil mengungguli pemanjat Jepang, Neo Suzuki yang meraih perak dengan skor 39, serta Jakob Schubert yang meraih perunggu dengan skor 37.

Awal Mula Mengenal Dinding Panjat

RATUSAN ATLET - Sebanyak 294 atlet dari 30 kabupaten/kota ambil bagian dalam Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di lapangan Seger Jl Kertajaya Surabaya, Kamis-Minggu 7-10 Mei 2026.
RATUSAN ATLET - Sebanyak 294 atlet dari 30 kabupaten/kota ambil bagian dalam Kejurprov Panjat Tebing Jawa Timur 2026 di lapangan Seger Jl Kertajaya Surabaya, Kamis-Minggu 7-10 Mei 2026. (istimewa fpti jatim)

Sebelum menjalani aktivitasnya sebagai mahasiswa di Surabaya, pemilik akun Instagram @srondeng_26 ini mengaku mulai mengenal panjat tebing sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Saat itu, ia mengikuti jejak kakak perempuannya yang lebih dahulu bergabung dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Kediri.

“Saya dulu ikut pertama kali manjat sama kakak perempuan saya dan akhirnya dia keluar manjat di kelas 6 SD karena ada ujian nasional,” ujar Putra, Selasa (9/6/2026) dikutip dari Kompas.com

Sejak saat itu, ia rutin mengikuti latihan setiap sore sepulang sekolah dan menjadikan panjat tebing sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Putra mengenang fasilitas latihan yang digunakan saat awal menekuni olahraga tersebut sangat jauh dari ideal.

Media latihan yang digunakan berupa papan triplek dengan rangka besi yang sebagian sudah keropos. Jumlah pijakan atau holds yang tersedia juga sangat terbatas.

“Saya dulu memulai manjat dengan media yang kurang memadai,” kata alumni SDN Sukorame 1 Kota Kediri itu.

Meski demikian, keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan hingga akhirnya kini ia bisa menempuh studi dan berkarier di Surabaya.

Baca juga: Sosok Veda Ega Pratama, Pembalap Muda Indonesia Cetak Sejarah di Moto3 Brasil 2026

Anak Penjual Sayur

Putra lahir dan tumbuh dari keluarga sederhana di Kota Kediri. Ibunya bekerja sebagai penjual sayur, sedangkan ayahnya bekerja di toko bahan bangunan.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved