Jumat, 17 April 2026

Ramadan 2026

Antusias Warga Binaan Lapas Kediri di Program Baca Al Quran Satu Juz Satu Hari 

Program ini dirancang untuk membangun kedisiplinan dan kesadaran pribadi

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
PROGRAM RAMADAN - Warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengikuti program One Day One Juz yang menjadi fokus utama pembinaan keagamaan selama Ramadhan di Lapas Kelas IIA Kediri. (Foto dok. Lapas Kediri) 
Ringkasan Berita:
  • Program ini dirancang untuk membangun kedisiplinan dan kesadaran pribadi
  • Melatih konsistensi dan pengendalian diri selama menjalani Ramadan
  • Target membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari secara mandiri.

 

SURYA.co.id KEDIRI - Program One Day One Juz menjadi fokus utama pembinaan keagamaan selama Ramadhan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIA Kediri. 

Program ini diikuti para santri Pondok At-Taubah dengan target membaca satu juz Al-Qur’an setiap hari secara mandiri.

Pelaksanaan One Day One Juz tidak dilakukan secara serentak dalam satu waktu tertentu. Setiap Warga Binaan menyesuaikan jadwal membaca dengan aktivitas harian yang telah ditetapkan di dalam lapas. 

Komitmen Satu juz Perhari

Meski demikian, komitmen menyelesaikan satu juz per hari tetap menjadi target bersama.

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk membangun kedisiplinan dan kesadaran pribadi. 

Baca juga: Kuliner Ramadan 2026: Bakso Lele Ponorogo Laris Manis Tanpa Pengawet dan Gurih

"Kami ingin mereka belajar mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap target ibadahnya sendiri," katanya, Selasa (24/2/2026).

Menurut Solichin, pendekatan mandiri dinilai lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan positif. Dengan pola tersebut, Warga Binaan tidak hanya mengejar target bacaan, tetapi juga melatih konsistensi dan pengendalian diri selama menjalani Ramadan.

Baca juga: Jembatan Ikonik Viral di Gondang Mojokerto Diresmikan, Jadi Destinasi saat Ngabuburit Ramadan 2026

Melalui One Day One Juz, Lapas Kelas IIA Kediri berharap Ramadan menjadi momentum pembinaan spiritual yang lebih terarah, sekaligus mendorong perubahan perilaku Warga Binaan secara berkelanjutan.

"Harapan kami supaya program ini bisa bermanfaat dan memberikan dampak positif pada warga binaan," ujarnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved