Rabu, 6 Mei 2026

Ramadan 2026

Senangnya Berburu Menu Berbuka di Pasar Takjil Jalan Surabaya, Kota Malang

Para pengunjung tak melewatkan pandangan matanya di setiap tenda penjualan. Ada yang menarik, dibeli.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id
TAKJIL - Warga membeli takjil berbuka puasa di Pasar Takjil Jalan Surabaya, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026). Pasar Takjil Jalan Surabaya ramai dikunjungi masyarakat saat bulan Ramadhan untuk mencari beraneka ragam hidangan berbuka puasa seperti gorengan, minuman dingin, hingga makanan lauk pauk. SURYA/PURWANTO 

 

Ringkasan Berita:
  • Momentum keramaian di Jalan Surabaya juga dirasakan Firdaus, pedagang tahu bakar. Dagangannya tidak sepi dari pembeli. 
  • Aneka makanan dan minuman tersaji, dari yang dikukus sampai dibakar. 
  • Ragam jenis minuman yang dijual, mulai dari yang rasa tawar, manis hingga ragam rasa buah

 

SURYA.co.id MALANG – Hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, Jalan Surabaya di Kota Malang sangat ramai. Pedagang takjil dan pengunjung tumpah ruah di pinggir jalan.

Seperti berburu makanan, para pengunjung tak melewatkan pandangan matanya di setiap tenda penjualan. Ada yang menarik, dibeli. 

Aneka makanan dan minuman tersaji, mulai dari yang dikukus sampai dibakar. Pun jenis minuman yang dijual, mulai dari yang rasa tawar, manis hingga ragam rasa buah.

Momen Ramadan Penuh Berkah

Bagi Shendy Swastika Sari, momentum Ramadan di Jalan Surabaya tidak boleh dilewatkan. Tahun 2026 adalah tahun kedua ia berjualan minuman. 

Dalam sehari, ia bisa menghabiskan 250 gelas minuman varian teh.

Baca juga: Berburu Takjil di Lamongan: Ini Daftar Lokasi Ngabuburit Paling Populer

“Alhamdulillah selalu ramai di sini. Dalam sehari bisa membawa 250 gelas dan sering habis kalau berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Jualan Laris Manis

Saat diwawancarai SURYA.co.id, Shendy sedang sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.

Menurutnya, keramaian di Jalan Surabaya membuat jualannya laris manis. Tanpa teriak-teriak menjajakan jualannya, pembeli datang sendiri.

“Saya menjual banyak varian rasa, tapi ini teh yang saya datangkan dari Tailan jadi rasanya berbeda,” katanya.

Momentum keramaian di Jalan Surabaya juga dirasakan Firdaus, pedagang tahu bakar. Dagangannya tidak sepi dari pembeli. 

Selesai melayani satu pembeli, ada lagi pembeli yang datang. Tidak hanya satu orang saja, beberapa orang datang berkelompok. Mereka adalah mahasiswa yang memeriahkan pasar takjil Jalan Surabaya.

Baca juga: Petrokimia Gresik Dukung Pasar Takjil dan Outlet UMKM di Kelurahan Trate 

“Alhamdulillah selalu ramai di Jalan Surabaya. Sebagai pedagang, harapan kami ya seperti ini, pembeli ramai,” ujarnya.

Firdaus sudah lima kali Ramadan berjualan di Jalan Surabaya. Dia tidak berjualan di tempat lain saat Ramadan kecuali di Jalan Surabaya. Alasannya karena ramai.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved