Jumat, 17 April 2026

Ramadan 2026

Bagi Berton Ton Kurma, Tradisi Ponpes Al Islah Sambut Bulan Ramadan

Kurma didistribusikan ke 273 lembaga pendidikan Islam, termasuk pondok pesantren, Raudatul Athfal, dan majelis taklim

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sinca Ari Pangistu
BAGI KURMA - Tradisi bagi kurma setiap awal Ramadan di Ponpes Al-Islah  sebanyak 448 kotak. Setiap kotak berisi 10 kilogram kurma, Jadi jumlah keseluruhan sekitar 4 ton 480 kilogram 

Ringkasan Berita:
  • Ponpes Al Islah ini memiliki tradisi membagikan berton-ton kurma bagi masyarakat secara gratis di hari pertama Ramadan
  • Kurma didistribusikan ke 273 lembaga pendidikan Islam, termasuk pondok pesantren, Raudatul Athfal, dan majelis taklim
  • Kurma ini merupakan pemberian dari berbagai komunitas Muslim di Indonesia dan Singapura.
  • Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat persaudaraan sesama umat Islam dan menebarkan kebaikan

 

SURYA.co.id BONDOWOSO - Pondok Pesantren Al Islah di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan Bondowoso telah mulai berpuasa ramadan 1447 hijriah, hari ini, Rabu (18/2/2026).

Menariknya, Ponpes Al Islah ini memiliki tradisi membagikan berton-ton kurma bagi masyarakat secara gratis di hari pertama ramadan. Tahun ini, ada sekitar 4,5 ton kurma yang dibagikan.

Pimpinan Ponpes Al Islah, KH Thoha Yusuf Zakaria, kurma tersebut didistribusikan ke 273 lembaga pendidikan Islam, termasuk pondok pesantren, Raudatul Athfal, dan majelis taklim.

Selain itu, kurma juga dibagikan kepada santri, jamaah pengajian, masjid, mushalla, serta digunakan untuk kegiatan pesantren Ramadan yang diikuti sekitar lima sekolah.

Jumlah Kurma Yang Dibagikan Sekitar 4 ton 480 kilogram

“Total yang kita bagikan sebanyak 448 kotak. Setiap kotak berisi 10 kilogram kurma, Jadi jumlah keseluruhan sekitar 4 ton 480 kilogram,” ujar Kyai Thoha.

Baca juga: Buka Puasa Dengan Kurma dan Bahan Ini Resep dr Zaidul Akbar Bikin Tubuh Kuat Selama Ramadan

Ia mengatakan, pembagian tahun ini menjadi pendistribusian terbanyak sepanjang lima tahun terakhir.

Tahun-tahun sebelumnya biasanya di atas tiga ton. Tahun lalu hampir 400 kotak atau sekitar empat ton.

"Namun tahun ini yang paling banyak, hampir empat setengah ton," jelasnya.

Kurma ini merupakan pemberian dari berbagai komunitas Muslim di Indonesia dan Singapura.

Ia menegaskan, Ponpes Al-Islah menyalurkan bantuan tersebut tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun golongan.

“Al-Islah ini berdiri untuk semua golongan. NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad, Jamaah Tabligh, semuanya kita ayomi. Tidak boleh ada sekat-sekat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kyai Toha menyebutkan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat persaudaraan sesama umat Islam dan menebarkan kebaikan.

“Harapan kami, pertama untuk menjaga ukhuwah Islamiyah. Kedua, menebar kebaikan kepada semua orang. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” kata dia.

Selain itu, pembagian kurma juga ditujukan agar masyarakat di daerah terpencil yang jarang merasakan kurma dapat ikut merasakan kebahagiaan Ramadan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved