Ramadan 2026
Sampai Kapan Boleh Qadha Puasa Ramadan? Ini Batas Waktu dan Ketentuannya
Puasa Qadha wajib dilakukan bagi Muslim yang meninggalkan puasa Ramadan karena alasan syar'i. Kapan batas waktunya?
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Ringkasan Berita:
- Puasa Qadha wajib dilakukan bagi Muslim yang meninggalkan puasa Ramadan karena alasan syar'i.
- Niat puasa Qadha bersifat wajib dilakukan pada malam hari hingga sebelum fajar (subuh), tidak bisa dilakukan secara mendadak setelah subuh seperti puasa sunnah.
- Pelaksanaan puasa ganti boleh dilakukan secara berurutan maupun terpisah.
- Selain itu, diperbolehkan melaksanakan Qadha pada hari puasa sunnah (seperti Senin-Kamis), dengan catatan niat utama tetap difokuskan pada Qadha Ramadan.
SURYA.co.id - Membayar utang puasa Ramadan atau Puasa Qadha adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang meninggalkan puasa karena alasan syar'i (udzur), seperti sakit, perjalanan jauh (musafir), haid, maupun nifas.
Mengingat kedudukannya sebagai ibadah wajib yang menggantikan puasa fardu, penting bagi umat Muslim untuk memahami ketentuan serta batas waktu pelaksanaannya agar ibadah tetap sah secara syariat.
Sampai Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadan?
Banyak masyarakat bertanya mengenai batas akhir pelaksanaan puasa Qadha.
Secara syariat, utang puasa Ramadan dapat dilunasi kapan saja sepanjang tahun, kecuali pada hari-hari yang diharamkan berpuasa (Idul Fitri, Idul Adha, dan Hari Tasyrik).
Namun, para ulama sangat menganjurkan agar utang puasa segera dilunasi sebelum tiba bulan Ramadan berikutnya.
Jika seseorang menunda Qadha hingga Ramadan tahun depan tiba tanpa alasan yang mendesak, maka ia tetap wajib qadha dan sebagian ulama mewajibkan pembayaran fidyah sebagai denda keterlambatan.
Baca juga: Panduan Sholat Tarawih dan Sholat Witir Selama Bulan Ramadan
Bacaan Niat Puasa Mengganti Utang Ramadan
Niat puasa wajib seperti puasa Ramadan (termasuk Qadha) harus dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta’ala."
4 Ketentuan Penting dalam Puasa Qadha
Agar ibadah Anda lebih tenang dan sesuai syariat, perhatikan empat poin berikut:
- Waktu Pelaksanaan: Berlaku sepanjang tahun, kecuali pada hari raya dan hari tasyrik.
- Prioritas Waktu: Sangat dianjurkan lunas sebelum memasuki Ramadan tahun berikutnya.
- Metode Pelaksanaan: Boleh dilakukan secara berurutan (muwalat) maupun terpisah (tafriq) atau selang-seling.
- Kewajiban Niat Malam Hari: Niat tidak boleh dilakukan setelah subuh (seperti pada puasa sunnah), melainkan harus sudah terdetik di hati sejak malam hari.
Menggabungkan Niat Puasa Qadha dengan Puasa Sunnah
Secara umum, mayoritas ulama memperbolehkan seseorang mendapatkan pahala puasa sunnah saat melakukan puasa wajib (Qadha) di hari tersebut.
Namun, niat utama harus tetap ditujukan untuk Qadha Ramadan, tidak perlu melafalkan dua niat, cukup niat Qadha, dan pahala puasa di hari mulia tersebut tetap didapatkan.
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung
Meaningful
Multiangle
Ramadan 2026
Ramadan 1447H
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
bulan Ramadan
qadha ramadan
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Besok 21 Maret Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
| Doa Allahumma Taqabbal Shiyamana: Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Idul Fitri 1447H Jatuh Besok Sabtu 21 Maret |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Kamis 19 Maret 2026, Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri |
|
|---|
| Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah SAW |
|
|---|