Kamis, 9 April 2026

Ramadan 2026

Jelang Ramadan 2026, Masjid Agung Gresik Pasang Eskalator untuk Jemaah Lansia

Masjid Agung Gresik kini dilengkapi eskalator untuk memudahkan jemaah lansia beribadah di lantai dua menjelang bulan suci Ramadan 2026.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
  • Masjid Agung Gresik, Jawa Timur (Jatim), jelang Ramadan 2026 menambah fasilitas eskalator untuk mempermudah akses jemaah lansia menuju lantai dua.
  • Pengadaan eskalator merupakan gagasan Bupati Fandi Akhmad Yani guna meningkatkan kenyamanan ibadah jemaah.
  • Fasilitas ini beroperasi mulai pukul 11.00 WIB hingga Isya dan dikhususkan untuk kalangan orang tua.

SURYA.CO.ID, GRESIK -  Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Masjid Agung Gresik berbenah menambah fasilitas. Kini, masjid yang berada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) ini telah dilengkapi dengan eskalator.

Eskalator ini terletak di dekat tempat wudu wanita sebagai akses langsung menuju lantai dua yang digunakan untuk salat.

Fasilitas ini sangat memudahkan jemaah, khususnya jemaah lanjut usia (Lansia) yang selama ini harus naik turun menggunakan tangga konvensional.

Ahmad Jazuli, Sekretaris Takmir Masjid Agung mengatakan, keberadaan eskalator ini bermula dari pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani agar masjid terus diramaikan dan tidak kalah dengan pusat keramaian lainnya.

“Salah satunya masjid ini di lantai 2, para jemaah yang sepuh-sepuh kerepotan sehingga pak bupati berencana membuat eskalator dan tahun ini terealisasi. Untuk operasional eskalator mulai nyala pukul 11:00 WIB sampai isya lalu dimatikan,” ujarnya.

Gagasan Bupati untuk Kenyamanan Ibadah

Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik, Ida Lailatussadiyah, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam melayani umat.

“Jadi program eskalator yang ada di Masjid Agung Kabupaten Gresik, itu memang gagasan dari Pak Bupati dan Pak Wabup untuk kehadiran pemerintah dalam rangka para jemaah yang lansia agar bisa melaksanakan ibadah di lantai dua,” beber Ida.

Ida menambahkan, meskipun ditujukan untuk semua kalangan guna meningkatkan jumlah jemaah, eskalator ini diprioritaskan bagi mereka yang berusia lanjut. Sementara jemaah muda tetap diarahkan menggunakan tangga manual.

“Apalagi ini dalam rangka menjelang Ramadan dan HUT Kabupaten Gresik. Itu mungkin jadi pesan Pak Bupati dan Pak Wabup, semoga eskalator ini jemaah ikut saling memelihara. Makanya ditujukan untuk lansia saja,” pungkasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved