Kamis, 21 Mei 2026

Berita Otomotif

MPM Honda Jatim Uji Ribuan Teknisi AHASS Lewat AHM Technical Skill Contest 2026

MPM Honda Jatim menggelar AHM Technical Skill Contest 2026 untuk menguji kompetensi teknisi dan service advisor AHASS di Jatim dan NTT.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Cak Sur
istimewa
PROSES PENILAIAN - Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M Bondan Priyoadi (paling kanan), meninjau peserta saat mengikuti proses penilaian praktik dalam ajang 30th Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) Regional Jatim & NTT di MPM Learning Centre, Surabaya, Kamis (21/5/26). Kompetisi ini, menjadi ajang kalibrasi kompetensi teknisi dan service advisor AHASS guna menjaga standar layanan purna jual Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. 

Ringkasan Berita:
  • MPM Honda Jatim menggelar AHM Technical Skill Contest Regional Jatim dan NTT untuk menjaga standar layanan AHASS.
  • Sebanyak 1.262 teknisi dan 371 service advisor mengikuti seleksi sebelum dipilih 20 finalis terbaik di masing-masing kategori.
  • Kompetisi ini menjadi sarana peningkatan kompetensi teknisi Honda menghadapi perkembangan teknologi kendaraan yang semakin modern.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) kembali menggelar Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) Regional Jatim & NTT 2026, sebagai upaya menjaga kualitas layanan purna jual Honda.

Kompetisi yang berlangsung di MPM Learning Centre pada 20–21 Mei 2026 itu, menjadi ajang kalibrasi kompetensi teknisi dan service advisor jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Tahun ini, menjadi momentum spesial karena AHM-TSC memasuki penyelenggaraan ke-30 sejak pertama kali digelar oleh Astra Honda Motor.

Ribuan Teknisi dan Service Advisor Ikut Seleksi

AHM-TSC 2026 diikuti ribuan peserta dari ratusan jaringan AHASS di Jatim dan NTT. Sebanyak 1.262 teknisi dan 371 service advisor mengikuti proses seleksi awal sebelum dipilih finalis terbaik.

Setelah melalui tahapan penilaian berjenjang, masing-masing 20 teknisi dan 20 service advisor berhasil lolos ke babak final regional.

Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M Bondan Priyoadi, mengatakan kompetisi ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, tetapi juga sarana evaluasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor layanan purna jual Honda.

“Dalam kompetisi ini, peserta diuji melalui berbagai tahapan yang dirancang menyerupai kondisi kerja nyata di lapangan,” ujar Bondan kepada SURYA.co.id, Kamis (21/5/26).

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas layanan AHASS tetap konsisten, di tengah perkembangan teknologi sepeda motor yang semakin modern dan kompleks.

Peserta Diuji Layaknya Kondisi Nyata

Dalam kategori teknisi, peserta menghadapi sejumlah tahapan mulai ujian teori, praktik meja, hingga trouble shooting untuk mengukur kemampuan diagnosis dan penyelesaian masalah kendaraan secara tepat dan efisien.

Sementara pada kategori service advisor, peserta diuji dalam aspek komunikasi, analisis kebutuhan konsumen, studi kasus pelayanan, hingga role play penanganan pelanggan.

Penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan peserta memiliki kemampuan teknis, sekaligus kualitas pelayanan yang baik kepada konsumen.

Selain menguji kemampuan teknis, kompetisi ini juga menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas sumber daya manusia di jaringan AHASS, melalui beberapa aspek penting seperti:

  • Penguatan kemampuan diagnosis kendaraan agar teknisi mampu menangani teknologi motor Honda yang semakin kompleks
  • Peningkatan kemampuan komunikasi service advisor dalam memahami kebutuhan dan keluhan konsumen
  • Kalibrasi standar pelayanan di seluruh jaringan AHASS wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur
  • Adaptasi terhadap teknologi terbaru kendaraan Honda, termasuk sistem elektronik modern yang terus berkembang

Siapkan Wakil ke Tingkat Nasional

Bondan menegaskan, perkembangan teknologi kendaraan saat ini menuntut teknisi dan service advisor terus meningkatkan kompetensi, agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

“Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memastikan standar layanan teknisi dan service advisor Honda agar tetap terjaga dan terus berkembang. Kami ingin melahirkan insan layanan baik teknisi maupun service advisor yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki semangat melayani dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang semakin dinamis,” katanya.

Melalui ajang tersebut, MPM Honda Jatim juga ingin memastikan konsumen di berbagai daerah memperoleh kualitas pelayanan yang sama, baik dari sisi teknis maupun pelayanan pelanggan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved