Sabtu, 2 Mei 2026

Otomotif

Jangan Abaikan Gejala Ringan, Bila Tak Ingin Berdampak Besar Pada Kendaraan

FAST MOVING - Berbeda dengan komponen fast moving yang memiliki jadwal penggantian jelas, komponen non-maintenance diganti berdasarkan kondisi actual

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
KOMPONEN VITAL - Beberapa komponen yang perlu menjadi perhatian antara lain engine mounting. Komponen ini berfungsi meredam getaran mesin , jika mulai aus, getaran mesin akan terasa lebih kuat, terutama saat idle atau perpindahan gigi. 

Ringkasan Berita:
  • Gangguan besar justru diawali gejala ringan yang kerap diabaikan
  • Seperti bunyi tidak normal, getaran berlebih, atau munculnya rembesan cairan.
  • Usia komponen sangat dipengaruhi gaya berkendara, kondisi jalan, serta faktor usia material. 

 

SURYA.co.id - Kerusakan mobil sering kali tidak terjadi secara mendadak. Banyak kasus di bengkel resmi menunjukkan, gangguan besar justru diawali gejala ringan yang kerap diabaikan, seperti bunyi tidak normal, getaran berlebih, atau munculnya rembesan cairan.

“Komponen non-maintenance memang tidak memiliki interval penggantian tetap. Tetapi umumnya ada tanda tanda sebelum benar-benar rusak. Jika gejala langsung ditangani, kerusakan lanjutan bisa dicegah dan biaya perbaikan tetap terkendali,” ujar Roni Agung, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.

Bukan Berdasarkan Kilometer, Tapi Kondisi Aktual

Berbeda dengan komponen fast moving yang memiliki jadwal penggantian jelas, komponen non-maintenance diganti berdasarkan kondisi actual

Usia komponen sangat dipengaruhi gaya berkendara, kondisi jalan, serta faktor usia material. 

Beberapa komponen yang perlu menjadi perhatian antara lain engine mounting. 

Baca juga: Pentingnya Cek Kampas Rem saat Momen Liburan Sekolah, Astra Peugeot: Jika Aus Berisiko Rem Blong

Komponen ini berfungsi meredam getaran mesin agar tidak diteruskan ke kabin. 

Jika mulai aus, getaran mesin akan terasa lebih kuat, terutama saat idle atau perpindahan gigi.

Sementara itu komponen kaki-kaki seperti lower arm, ball joint, dan tie rod juga perlu diwaspadai. 

Tanda awal keausan biasanya berupa bunyi saat melintasi jalan tidak rata, setir terasa kurang presisi, hingga keausan ban yang tidak merata.

Wheel bearing juga termasuk komponen yang kerap luput dari perhatian. Kerusakan biasanya ditandai bunyi dengung yang meningkat seiring kecepatan kendaraan. 

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas dan kenyamanan berkendara.

Baca juga: Fitur Keselamatan New Peugeot SUV, Wajib Diketahui Agar Berkendara Lebih Aman Dan Nyaman

Pada kendaraan berpenggerak roda depan, drive shaft menjadi komponen penting lainnya. 

Bunyi “tek-tek” saat berbelok atau getaran ketika akselerasi bisa menjadi indikasi awal keausan. 

Kondisi boot pelindung drive shaft juga harus dipastikan tidak sobek agar pelumasan tetap optimal.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved