Mocopart 2025, Angkat Ekraf Lewat Kustom Kalcer di Kota Malang
Ajang otomotif yang fokus pada motor custom ini digagas Mahapraja Corp asal Surabaya dan dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Oktober 2025
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Kota Malang bakal jadi tuan rumah pertama gelaran Mocopart (Modification, Custom and Autopart) 2025.
Ajang otomotif yang fokus pada motor custom ini digagas Mahapraja Corp asal Surabaya dan dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Oktober 2025 di Taman Krida Budaya Malang.
Mengusung tema Kustom Kalcer, pameran ini menghadirkan serangkaian kegiatan seru.
Baca juga: 5 Inovasi Perkakas Otomotif Dibutuhkan Mekanik Terbaru Dari Tekiro di GIIAS 2025
Mulai dari builder showcase kolaborasi dengan perajin motor custom Malang dan Surabaya, stuntride show, aftermarket expo, hingga konser musik bersama band nasional The Panturas.
Salah satu yang paling ditunggu adalah penampilan motor uap tahun 1894, motor pertama yang masuk Indonesia dan menjadi artefak penting dalam sejarah otomotif.
Baca juga: Pakai Sarung Pura-pura Hendak Sholat, 2 Pria Ini Ternyata Curi 2 Motor di Masjid Simorejo Surabaya
Biasanya tersimpan di museum, kali ini motor legendaris itu dapat disaksikan langsung oleh pengunjung.
“Mocopart 2025 bertujuan menjadi wadah berkumpulnya motor enthusiast, kolaborasi dengan para builder, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lewat budaya kustom,” ujar CEO Mahapraja Corp, Noko, Minggu (28/9/2025).
Dukungan penuh juga datang dari Pemprov Jawa Timur. Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Jatim, Ali Afandi, menegaskan bahwa acara ini diharapkan menjadi penggerak baru dalam mengangkat ekraf lokal.
Baca juga: Dari Hobi Berujung Pameran di Texas, UMKM Surabaya Zenea Lukis Tembus Pasar Internasional
Acara peluncuran Mocopart sendiri ditandai dengan riding sore keliling Kota Malang bersama komunitas Molak-Malik Malang, diikuti sekitar 100 bikers.
“Harapannya bisa jadi agenda tahunan dengan konsep yang terus berkembang, serta jadi wadah silaturahmi seluruh komunitas,” ungkap Dimbo selaku Ketua Molak-Malik Malang.
Founder Customland, Dwi Prasetya, turut memberi apresiasi.
“Kustom Kalcer ini pengimbang digitalisasi, karena semua dikerjakan manual. Mocopart bisa jadi momentum mempertemukan pelaku industri kreatif otomotif,” ujar Dwi.
Dengan kombinasi otomotif, budaya, dan hiburan, Mocopart 2025 diharapkan tak hanya memanjakan pecinta motor, tapi juga menjadi magnet wisata dan peluang bisnis bagi pelaku ekraf Jawa Timur.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Pemkab Mojokerto Bantah Isu Miring Pemindahan Pusat Pemerintahan di Tahapan Pembebasan Lahan |
|
|---|
| DPRD Jatim Dorong Norma Baru Guru dan Murid di Sekolah Lewat Dinas Pendidikan dan APH |
|
|---|
| SMK Assa’adah Gresik Sambut Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 demi Sportivitas dan Bentuk Karakter |
|
|---|
| Arti Lirik Lengkap Sholawat Nariyah: Teks Arab, Latin dan Arti |
|
|---|
| Pemkot Mojokerto Kembali Fasilitasi Pelaku UMKM Mamin Peroleh Sertifikasi Halal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/di-Taman-Krida-Budaya-Malang-pada-1819-Oktober-2025.jpg)