Perang Iran Israel
Imbas Fatal Perseteruan Trump dan Netanyahu, Rudal Iran Kini Bebas Lalu-lalang Hantam Israel
AS dilaporkan tak lagi mencegat rudal Iran yang menuju Israel. Sikap Washington memicu spekulasi perubahan dukungan terhadap Tel Aviv.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Ringkasan Berita:
- Amerika Serikat disebut tidak melakukan intersepsi terhadap rudal dan drone Iran dalam serangan terbaru ke Israel.
- Laporan tersebut membantah klaim Israel yang menyebut AS masih membantu menjatuhkan sejumlah proyektil Iran.
- Donald Trump memperingatkan Benjamin Netanyahu agar lebih berhati-hati atau berisiko menghadapi konflik tanpa dukungan penuh AS.
- Perubahan sikap Washington dinilai sebagai sinyal pembatasan keterlibatan militer langsung di tengah memanasnya konflik Iran-Israel.
SURYA.co.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa Amerika Serikat tidak lagi terlibat langsung dalam mencegat rudal dan drone yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada serangan terbaru yang terjadi Minggu malam.
Informasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan perubahan sikap Washington terhadap konflik yang terus berkembang antara Iran dan Israel.
Mengutip laporan seorang pejabat Amerika Serikat, militer AS disebut tidak melakukan intersepsi terhadap serangan Iran terbaru.
"Militer Amerika tidak mencegat satu pun" rudal dalam serangan Iran terbaru.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah klaim sebelumnya dari pihak Israel yang menyebut Amerika Serikat masih membantu sistem pertahanan udara Israel, termasuk dalam menjatuhkan sejumlah rudal dan drone yang masuk ke wilayah mereka.
Pada fase awal meningkatnya konflik, Amerika Serikat diketahui sempat mengerahkan sistem pertahanan udara dan membantu Israel menghadapi serangan rudal Iran.
Namun dalam perkembangan terbaru, Washington memilih tidak terlibat langsung dalam operasi pencegatan.
Meski demikian, laporan menyebut koordinasi militer antara kedua negara masih berlangsung.
Perbedaannya, kali ini Amerika Serikat tidak ikut menembak jatuh proyektil yang diluncurkan Iran.
Pergeseran Strategi AS di Tengah Konflik yang Kian Memanas
Keputusan untuk tidak melakukan intersepsi dinilai sebagai bagian dari perubahan pendekatan Amerika Serikat terhadap konflik di kawasan Timur Tengah.
Langkah tersebut muncul ketika serangan rudal antara Iran dan Israel kembali meningkat sejak akhir Februari.
Situasi keamanan kawasan pun semakin tidak menentu dengan meningkatnya risiko meluasnya konflik ke negara-negara lain di sekitar wilayah tersebut.
Sejumlah pengamat menilai sikap Washington saat ini menunjukkan upaya menjaga jarak dari keterlibatan militer langsung, meskipun hubungan keamanan dengan Israel tetap berjalan.
Belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan secara rinci alasan Amerika Serikat tidak ikut melakukan intersepsi dalam serangan terbaru tersebut.
Baca juga: Usai Sebut Benjamin Netanyahu Gila, Trump Kini Ingin Ketemu Mojtaba Khamenei, Teken Perdamaian?
Trump Peringatkan Netanyahu agar Lebih Berhati-hati
Multiangle
Meaningful
Perang Iran
Donald Trump
Benjamin Netanyahu
Iran
Israel
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Trump Batalkan Serangan Militer ke Iran, Klaim Ada Kesepakatan Besar Jelang Piala Dunia |
|
|---|
| Hubungan Iran-AS Mandek: Teheran Tuntut Trump Cairkan Dana USD 24 Miliar sebagai Bukti Keseriusan |
|
|---|
| Akhirnya Donald Trump Akui dan Puji Kekuatan Militer Iran, Negosiasi Damai Semakin Rumit |
|
|---|
| Usai Sebut Benjamin Netanyahu Gila, Trump Kini Ingin Ketemu Mojtaba Khamenei, Teken Perdamaian? |
|
|---|
| Imbas Serangan Israel ke Lebanon: Iran Stop Negosiasi dengan AS, Trump Sebut Netanyahu Gila |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Imbas-Fatal-Ketegangan-Trump-dan-Netanyahu-Rudal-Iran-Kini-Bebas-Lalu-lalang-Hantam-Israel.jpg)