Selasa, 9 Juni 2026

Berita Viral

Profil Yusril Ihza Mahendra, Menko Kumham Imipas yang Ambil Langkah Tegas Usai Silmy Karim Ditangkap

Profil Yusril Ihza Mahendra, Menko Kumham Imipas yang kembali menjadi sorotan usai melakukan konsolidasi internal kementerian

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Pipit Maulidya
Kompas.com
SOSOK - Profil lengkap Yusril Ihza Mahendra dan jejak kariernya di dunia hukum dan politik Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Yusril Ihza Mahendra menjabat sebagai Menko Kumham Imipas.
  • Menggelar konsolidasi internal menyusul kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret nama Silmy Karim

 

SURYA.CO.ID - Inilah Profil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi serta Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

Yusril tengah menjadi sorotan publik usai mengambil langkah tegas melakukan konsolidasi di internal kementeriannya.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret nama eks Wamen Imipas, Silmy Karim.

Dalam pertemuan tertutup di Graha Pengayoman Kemenkum, Jakarta, Senin (8/6/2026), Yusril mengumpulkan jajaran menteri dan wakil menteri, termasuk Wamenko Otto Hasibuan dan Menteri Imipas Agus Andrianto.

"Maksud dari pertemuan konsolidasi ini adalah untuk mengingatkan seluruh jajaran birokrasi... sehubungan dengan terjadinya beberapa peristiwa sejak minggu yang lalu yang menjadi sorotan dan perhatian publik," ujar Yusril dikutip dari Tribunnews.com.

Sebagai tokoh sentral di bidang hukum Indonesia, profil Yusril Ihza Mahendra selalu menarik untuk disimak, mulai dari latar belakang keluarga, pendidikan, hingga karier politiknya yang panjang.

Baca juga: KPK Bongkar Modus Pemerasan Izin Tinggal WNA oleh Silmy Karim Cs, Nilainya Capai Ratusan Miliar

Profil

Yusril Ihza Mahendra lahir pada 5 Februari 1956 di Lalang, Manggar, Belitung Timur. Ia lahir dari pasangan Idris Haji Zainal dan Nursiha Sandon sebagai anak ke-6 dari 11 bersaudara.

Darah Minangkabau mengalir kuat dalam dirinya melalui sang ibu yang berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Sementara ayahnya memiliki garis keturunan dari Johor, Malaysia, yang telah menetap di Belitung sejak abad ke-19.

Sang ayah dikenal sebagai sosok multitalenta, mulai dari guru, penulis novel, hingga aktivis Partai Masyumi.

Jejak Pendidikan

Pendidikan dasar Yusril ditempuh di SDN Manggar, Bangka Belitung, dan lulus pada tahun 1969. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMPN Manggar dan SMA Perguruan Islam Bangka Belitung.

Ketertarikannya pada dunia intelektual membawanya ke Universitas Indonesia (UI).

Awalnya ia mendalami Ilmu Filsafat di Fakultas Sastra, namun setahun kemudian beralih ke jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UI dan lulus pada 1983.

Haus akan ilmu, Yusril melanjutkan studi S-2 di University of the Punjab, India, dan meraih gelar Master pada 1984. Ia juga sempat menimba ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Islam di Universitas Islam Indonesia (UII) sebelum akhirnya meraih gelar doktor (Ph.D) dari University Sains Malaysia.

Karier Akademik dan Penulis Pidato Presiden Soeharto

Sebelum terjun penuh ke politik, Yusril merupakan seorang akademisi. Ia memulai karier sebagai asisten dosen bagi pakar hukum ternama seperti Prof. Ismail Suny dan Prof. Osman Raliby di UI.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved