Jumat, 5 Juni 2026

Berita Viral

Alasan Polisi Belum Tetapkan Tersangka Tewasnya Wanita Boyolali usai Makan Sate Ayam, Keluarga Yakin

Meski pihak keluarga yakin A tewas karena memakan paket sate ayam misterius, namun hingga kini polisi belum menentukan sikap.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Musahadah
kolase Tribun Solo/istimewa
MISTERIUS - Meski pihak keluarga yakin A tewas karena memakan paket sate ayam misterius, namun hingga kini polisi belum menaikkan status kasus ini ke penyidikan. Foto kanan: proses ekshumasi jenazah A. 

Ringkasan Berita:
  • Meski pihak keluarga yakin A tewas karena memakan paket sate ayam misterius, namun hingga kini polisi belum menentukan sikap. 
  • Polisi masih menunggu hasil ekshumasi atau pembongkaran makam korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindon. 
  • Polisi sudah memeriksa menantu yang dicurigai sebagai pengirim paket sate ayam misterius tersebut. 

 

SURYA.CO.ID - Kasus kematian wanita berinisial A, warga Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, hingga kini masih misteri. 

Meski pihak keluarga yakin A tewas karena memakan paket sate ayam misterius, namun hingga kini polisi belum menaikkan status kasus ini ke penyidikan.

Polisi beralasan masih menunggu hasil ekshumasi atau pembongkaran makam korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindon.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian, pihaknya masih menunggu hasil ekshumasi dari Biddokes Polda Jateng dan Laboratorium Forensik (Labfor).

“Kami masih menunggu hasil dari ekshumasi yang dilakukan oleh Biddokes Polda Jateng dan hasil Labfor,” kata Indrawan dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Yakin Paket Sate Ayam Misterius Jadi Penyebab Tewasnya Wanita Boyolali, keluarga Kuak Kesaksian Ojol

Sementara itu, Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra mengaku pihaknya sudah memeriksa delapan saksi termasuk dari pihak keluarga korban. 

Semuanya saat ini masih berstatus saksi, meskipun di tengah pihak keluarga muncul kecurigaan yang mengarah kepada menantu korban.

"Seluruh keluarga sudah kita lakukan pemeriksaan. Tapi semuanya statusnya masih saksi. Seluruhnya masih saksi. Kalau kecurigaan-kecurigaan tentunya tetap kita tampung. Kita tidak bisa serta-merta langsung menyimpulkan dan lain-lain. Semua kita tunggu hasil pemeriksaan dan alat bukti yang ada," kata Indra di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2026).

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal di kediamannya dan telah dimakamkan pada Selasa (19/5/2026).

Kematian perempuan paruh baya tersebut pertama kali terungkap dari kecurigaan anak kedua korban.

Setiap pagi, anak korban datang untuk menitipkan anaknya kepada korban.

Namun hari itu, ia mendapati lampu rumah ibunya masih menyala.

Situasi tersebut dinilai tidak biasa lantaran korban selalu mematikan lampu sebelum memulai aktivitas harian.

Setelah berulang kali memanggil tanpa ada respons, anak korban meminta bantuan tetangga sekitar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved