Minggu, 7 Juni 2026

Paskibraka Nasional

Apa INTI, Organisasi yang Beri Beasiswa Cathlyn Yvaine Usai Dicoret dari Calon Paskibraka Nasional?

Polemik pencoretan Cathlyn Yvaine Lesmana dari calon Paskibraka Nasional memantik reaksi organisasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI)

Tayang:
Editor: Musahadah
Tribun Timur/faqih
POLEMIK - Dicoretnya nama siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, sebagai calon Paskibraka tingkat nasional di Istana menjadi polemik.  

Ringkasan Berita:
  • Polemik pencoretan Cathlyn Yvaine Lesmana dari calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional memantik reaksi organisasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa atau INTI.  
  • INTI memberikan beasiswa kuliah untuk Cathlyn Yvaine. 
  • Profil organisasi INTI pun menjadi sorotan. 

 

SURYA.CO.ID - Polemik pencoretan Cathlyn Yvaine Lesmana dari calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional memantik reaksi organisasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa atau INTI.  

INTI memberikan beasiswa kuliah untuk Cathlyn Yvaine, setelah siswa SMAS Cerdas Bangsa Makassar ini diduga mendapat diskriminasi dari proses seleksi calon Paskibraka Nasional di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemberian beasiswa bagi Cathlyn diungkapkan  Sekretaris Jenderal PP Perhimpunan INTI, Hardy Stefanus, pada Kamis (28/5/2026).

Dia mengatakan, pihaknya menaruh perhatian terhadap proses seleksi yang dinilai harus berlangsung objektif dan terbuka.

INTI juga sudah berkoordinasi dengan Pengurus Daerah (PD) Perhimpunan INTI Sulsel dan Generasi Muda Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) melalui Sekretaris Jenderal PP Perhimpunan INTI.

Baca juga: Sosok Wali Kota Makassar yang Minta Seleksi Paskibraka Nasional Fair, Imbas Cathlyn Yvaine Dicoret

“Sejak awal kami sudah berkomunikasi agar proses seleksi Paskibraka ini berjalan secara adil, transparan, dan menjunjung tinggi nilai persatuan serta kesetaraan bagi seluruh anak bangsa,” ujar Hardy, dikutip dari TribunMakassar, Kamis (28/5/2026).

Menurut Hardy, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut tahapan seleksi peserta, tetapi juga menyentuh nilai keberagaman dan kesempatan yang sama bagi generasi muda.

“Ini bukan hanya soal seleksi, tetapi juga soal rasa keadilan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Selain Cathlyn, INTI juga memutuskan memberi tawaran beasiswa kepada siswi lain yang ikut seleksi Paskibraka, yaitu Meivylicha Putri Aurelia Kamal.

“Ini adalah bentuk dukungan moral. Kami ingin memastikan bahwa pengalaman ini tidak melemahkan semangat mereka, justru menjadi penguat untuk terus berprestasi,” ujar Hardy.

Walau memberikan perhatian terhadap polemik yang berkembang, INTI tetap meminta masyarakat menghormati kewenangan panitia seleksi dan lembaga terkait.

Namun, Hardy menegaskan keterbukaan informasi kepada publik tetap diperlukan.

“Proses ini perlu dijelaskan secara proporsional dan transparan agar kepercayaan publik tetap terjaga,” ujar Hardy.

Apa sebenarnya INTI?

INTI secara resmi bernama Perhimpunan Indonesia Tionghoa. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved