Kamis, 4 Juni 2026

Berita Viral

Update Perang Iran Vs AS-Israel: Mojtaba Khamenei Sebut Timur Tengah Bukan Lagi Tameng Amerika

Update perang Iran vs AS-Israel memanas. Mojtaba Khamenei menyebut Timur Tengah bukan lagi tameng Amerika.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
istimewa
MEMANAS - Kolase foto Mojtaba Khamenei (kiri) dan Donald Trump (kanna). Mojtaba Khamenei menegaskan Timur Tengah bukan lagi “tameng” Amerika di tengah memanasnya konflik Iran vs AS-Israel. 

Ringkasan Berita:
  • Mojtaba Khamenei menegaskan pengaruh Amerika Serikat di Timur Tengah mulai melemah.
  • Kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei masih menjadi misteri usai dugaan serangan udara AS-Israel pada Februari 2026.
  • Iran dan AS masih membuka jalur diplomasi di Qatar, termasuk membahas Selat Hormuz dan program nuklir Iran.

 

SURYA.CO.ID - Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas.

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, secara tegas menyatakan bahwa posisi Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah kini sudah tidak lagi aman.

Dalam pidato terbaru yang disiarkan melalui saluran Telegram resmi dan televisi pemerintah Iran, ia menyoroti melemahnya pengaruh Washington.

Menurutnya, negara-negara Islam di Timur Tengah kini tengah bergerak mandiri menuju tatanan regional yang baru.

"Waktu tidak akan diputar mundur, dan rakyat serta tanah di kawasan ini tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika," tegas Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya, Selasa (26/5/2026) dikutip dari Tribunnews.com.

Khamenei juga menyerukan pentingnya persatuan di antara negara-negara Muslim untuk membentuk stabilitas kawasan tanpa adanya campur tangan asing.

“Saya dengan tulus dan jujur ​​menyerukan kepada semua negara dan pemerintah Islam untuk berteman dan bekerja sama," lanjutnya.

Melansir laporan Al Jazeera, dalam pernyataan tersebut Iran juga menegaskan bahwa slogan "Matilah Amerika dan Matilah Israel" akan tetap digaungkan oleh Teheran serta kelompok-kelompok regional yang menentang kebijakan Barat.

Misteri Kondisi Kesehatan Mojtaba Khamenei Pasca-Serangan AS-Israel

Hingga saat ini, keberadaan fisik Mojtaba Khamenei masih dirahasiakan dengan sangat ketat oleh pihak Teheran.

Hal ini memicu spekulasi internasional. Pihak intelijen AS meyakini sang Pemimpin Tertinggi mengalami luka parah akibat serangan udara pada akhir Februari lalu.

Meski demikian, klaim tersebut langsung dibantah oleh internal pemerintahan Iran.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Iran menyebutkan bahwa putra mendiang Ali Khamenei tersebut hanya mengalami luka ringan di area wajah, kepala, dan kaki.

"Dari sudut pandang saya sebagai dokter, cedera ini tidak serius dan hanya membutuhkan satu atau dua jahitan," ujar pejabat medis tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menambahkan bahwa Mojtaba sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya keluar pada 1 Maret lalu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved