Jatim dan Yaman Makin Mesra, Khofifah Siapkan Kerja Sama Pendidikan hingga Dagang
Khofifah menerima Dubes Yaman di Grahadi untuk membahas kerja sama pendidikan, perdagangan, budaya, dan investasi Jawa Timur-Yaman.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jatim Khofifah menerima Dubes Yaman Salem Ahmed Balfakeeh untuk membahas kerja sama pendidikan, perdagangan, budaya, dan investasi.
- Nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman tahun 2025 mencapai USD 14,6 juta dengan surplus perdagangan sekitar USD 12,63 juta.
- Hubungan historis masyarakat Hadhrami di Surabaya dinilai menjadi penguat kerja sama budaya dan pendidikan antara Jawa Timur dan Yaman.
SURYA.CO.ID, SURABAYA -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar Yaman untuk Indonesia di Grahadi, Senin.
Pertemuan strategis itu membahas penguatan kerja sama pendidikan, perdagangan, budaya, hingga investasi antara Jawa Timur dan sejumlah provinsi di Yaman.
Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Kerja Sama Strategis
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi, Senin (18/5/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan membahas penguatan hubungan strategis antara Jawa Timur dan Yaman, terutama di sektor pendidikan, perdagangan, budaya, hingga investasi.
“Beliau bersama tim telah mendiskusikan beberapa hal-hal strategis untuk ditindaklanjuti kerjasama strategis maupun yang teknis sektor pendidikan, perdagangan dan budaya. Namun, prosesnya tentu sesuai dengan pembahasan Kementerian Luar Negeri, Kementerian dalam Negeri dan DPRD Provinsi Jawa Timur,” kata Khofifah.
Baca juga: Disbudpar Jatim Resmi Jadi Disbudparekraf, Khofifah Yakin Ekonomi Kreatif Makin Moncer
Menurut Khofifah, hubungan perdagangan antara Jawa Timur dan Republik Yaman menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Ekspor Jatim ke Yaman Tumbuh Positif
Khofifah menjelaskan nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman selama 2021-2025 mengalami pertumbuhan rata-rata 24,08 persen per tahun.
Pada tahun 2025, nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman mencapai sekitar USD 14,6 juta.
Komoditas utama yang diekspor meliputi olahan tepung senilai USD 5,8 juta, sabun dan preparat pembersih USD 3,69 juta, kertas dan karton USD 1,5 juta, serta produk kaca, makanan olahan, perlengkapan listrik dan produk perikanan.
Baca juga: Gubernur Khofifah Bangga 91,46 Persen Lulusan SMK Jatim Sudah Kerja
“Sedangkan nilai impor Jawa Timur dari Yaman tercatat sebesar USD 1,97 juta, sehingga menghasilkan surplus perdagangan bagi Jawa Timur sekitar USD 12,63 juta,” jelas Khofifah.
Khofifah juga menilai hubungan perdagangan sangat potensial dikembangkan karena adanya kedekatan budaya antara Indonesia dan Yaman.
“Betapa persaudaraan antara Indonesia dan Yaman terutama Provinsi Hadramaut sudah begitu kuat berjalan luar biasa,” tuturnya.
Hubungan Budaya dan Pendidikan Kian Erat
Di sektor budaya, Khofifah menilai hubungan Jawa Timur dan Yaman telah terjalin kuat sejak lama melalui perdagangan maritim, penyebaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam.
Ia menyebut keberadaan komunitas Arab-Hadhrami di kawasan Ampel Surabaya menjadi simbol kuat hubungan sejarah tersebut.
Duta Besar Yaman ke Grahadi
dubes Yaman bertemu Khofifah
Jatim dan Yaman Makin Mesra
surabaya.tribunnews.com
Meaningful
| Transmart Tutup, Kawasan Ngagel Surabaya Kini Sepi dan Terbengkalai |
|
|---|
| Bayi Ditemukan Membusuk dalam Parit Ponorogo, Polisi Ungkap Hasil Autopsi |
|
|---|
| Rekam Jejak Samanhudi Eks Walkot Blitar Jadi Calon Unggulan Ketua KONI, Pernah Terjerat Korupsi |
|
|---|
| Long Weekend, Stasiun Kediri Layani 8.770 Penumpang Kereta Api |
|
|---|
| Rivera Jadi Pembeda, Jadi Mimpi Buruk Semen Padang Saat Persebaya Menang Telak 0-7 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dubes-yaman-ketemu-khofifah.jpg)