Kamis, 7 Mei 2026

Berita Viral

Sosok Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu yang Kirim Surat Terbuka ke Prabowo, Protes Hilirisasi Aspal

Ini lah sosok Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, memprotes kebijakan hilirisasi.

Tayang:
Editor: Musahadah
Kolase Tribun Sultra dan Kompas.com
PROTES - Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, memprotes kebijakan penempatan pusat industri hilirisasi aspal Buton. 

Ringkasan Berita:
  • Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, memprotes kebijakan penempatan pusat industri hilirisasi aspal Buton.
  • Seperti dikathui, hilirisasi aspal Buton akan dipusatkan di Karawang, Jawa Barat.
  • Hal ini, hanya akan menjadikan warga lokal Buton sebagai penonton. 

 

SURYA.CO.ID - Ini lah sosok Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, memprotes kebijakan penempatan pusat industri hilirisasi aspal Buton.

Seperti diketahui, dari 13 proyek hilirisasi tahap kedua yang diresmikan Presiden Prabowo, proyek aspal Buton menjadi satu-satunya yang lokasinya tidak berada di daerah asal sumber daya tersebut.

Hilirisasi aspal Buton akan dipusatkan di Karawang, Jawa Barat.

Hal ini lah yang diminta kesultanan Buton agar pemerintahkan memindahkan pusat industri tersebut dari Karawang, Jawa Barat, kembali ke Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu menilai, penempatan pabrik pengolahan di luar daerah asal sumber daya alam hanya akan menjadikan warga lokal sebagai penonton.

Baca juga: Sosok Kompol Dika Hadiyan yang Tangkap Kiai Ashari Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santri

Kebijakan ini dianggap menghilangkan potensi nilai tambah ekonomi dan lapangan kerja yang seharusnya dinikmati masyarakat Buton.

“Groundbreaking yang sudah dilakukan oleh Presiden Prabowo ternyata hilirisasi industri aspal Buton itu ada di wilayah Karawang. Pihak Sultan Buton mengeluarkan maklumat karena berbeda dengan janji Presiden sebelumnya, Jokowi,” kata Juru Bicara Lembaga Adat Kesultanan Buton, Arman Manila, Kamis (7/5/2026).

Menurut Arman, saat kunjungan Presiden ke-7 Joko Widodo, pemerintah sempat menjanjikan bahwa industri aspal akan dipusatkan di Buton. Namun, dalam peresmian groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap kedua oleh Presiden Prabowo di Cilacap, Rabu (29/4/2026), lokasi industri aspal Buton justru ditetapkan di Karawang.

Kekecewaan ini juga disuarakan oleh mantan Pj Bupati Buton, Basiran, yang turut mengirim surat terbuka.

Basiran menyatakan keprihatinan mendalam karena aspal Buton merupakan kekayaan alam tanah kelahirannya, namun manfaat hilirisasinya justru dibawa ke Pulau Jawa.

“Kalau itu ditempatkan di wilayah lain, maka masyarakat Buton tidak ada nilai tambah ekonomi. Jika di Buton, masyarakat bisa menjadi tenaga kerja,” ucap Arman menekankan sisi keadilan bagi masyarakat adat.

Kesultanan Buton kini tengah menyusun langkah strategis untuk melakukan audiensi langsung dengan Presiden Prabowo.

Mereka berharap pemerintah pusat meninjau ulang lokasi proyek nomor 9 tersebut agar azas keadilan ekonomi bagi daerah penghasil dapat terpenuhi.

Sosok Sultan Buton

Drs. H. La Ode Muhammad Kariu adalah Sultan Buton (Laki Wolio) ke-41 yang resmi dilantik pada 29 November 2024 .

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved