Kamis, 7 Mei 2026

Perang Iran Israel

Imbas Trump Siapkan Serangan Dahsyat, Iran Aktifkan Sistem Pertahanan Udara dan Kirim Proposal Baru

Iran kirim proposal damai ke AS, tapi aktifkan pertahanan udara penuh. Sinyal kuat: diplomasi jalan, perang tetap disiapkan.

Tayang:
Kolase Tribunnews
PERTAHANAN UDARA - Kolase foto rudal Iran. Iran telah mengaktifkan pertahanan udaranya setelah Trump bilang telah menyiapkan serangan dahsyat. 

Ringkasan Berita:
  • Iran ajukan proposal ke Amerika Serikat via Pakistan
  • Sistem pertahanan udara diaktifkan di seluruh wilayah strategis
  • Antisipasi serangan cepat ala “shock and awe” dari AS-Israel
  • Risiko salah tafsir: defensif bagi Iran, bisa dianggap provokatif oleh AS

 

SURYA.co.id – Mei 2026 dibuka dengan kontras tajam di Iran.

Saat para diplomatnya mengirim proposal negosiasi baru ke Amerika Serikat melalui Pakistan pada Jumat (1/5/2026), militer Iran justru meningkatkan status kesiagaan nasional.

Menurut laporan IRNA, proposal tersebut berpotensi membuka jalan keluar dari kebuntuan.

Namun secara paralel, laporan Reuters mengungkap bahwa Teheran telah mengaktifkan sistem pertahanan udara di berbagai wilayah strategis.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas militer.

Ini adalah sinyal kuat, Iran siap menutup langitnya jika jalur diplomasi kembali gagal, terutama jika ditolak oleh Presiden Donald Trump.

Sistem Pertahanan Udara Iran

INDONESIA AMAN - Penampakan Rudal balistik jarak jauh Iran, Shahab 2. Kini dunia tengah tegang lantaran perang Iran dan Israel Pecah. Muncul kekhawatiran akan pecah perang dunia 3. Indonesia merupakan salah satu negara yang dinilai aman jika perang dunia 3 terjadi.
INDONESIA AMAN - Penampakan Rudal balistik jarak jauh Iran, Shahab 2. Kini dunia tengah tegang lantaran perang Iran dan Israel Pecah. Muncul kekhawatiran akan pecah perang dunia 3. Indonesia merupakan salah satu negara yang dinilai aman jika perang dunia 3 terjadi. (BBC)

Pengaktifan pertahanan udara Iran mencerminkan kesiapan menghadapi skenario serangan modern berintensitas tinggi, termasuk doktrin “shock and awe” yang identik dengan strategi militer AS.

Secara teknis, pertahanan udara Iran bersifat berlapis (layered air defense system), yang mencakup:

  • Sistem jarak jauh seperti Bavar-373 (setara S-300) untuk intersepsi target pada ketinggian tinggi dan jarak ratusan kilometer
  • Sistem jarak menengah seperti Khordad-3, yang terbukti mampu menjatuhkan drone canggih
  • Sistem jarak pendek dan point defense, termasuk artileri anti-udara dan rudal mobile untuk melindungi instalasi vital

Integrasi ini diperkuat radar multi-spektrum dan sistem komando terpusat yang memungkinkan respons cepat terhadap ancaman simultan.

Dua sumber senior Iran menyebutkan bahwa langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan serangan mendadak.

Iran memperkirakan adanya serangan singkat dan intensif dari AS, yang dapat diikuti serangan Israel.

Baca juga: Dunia Sedang Ketar-ketir, Trump Siapkan Serangan Dahsyat ke Iran, Akankah Picu Konflik Global?

Kesiapan Hadapi “Shock and Awe”: Strategi Bertahan Aktif

SERANGAN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump saat berpidato dalam upacara penganugerahan Medal of Honor di Gedung Putih, Senin (2/3/2026). Trump baru-baru ini mengaku telah menyiapkan serangan dahsyat ke Iran.
SERANGAN - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump saat berpidato dalam upacara penganugerahan Medal of Honor di Gedung Putih, Senin (2/3/2026). Trump baru-baru ini mengaku telah menyiapkan serangan dahsyat ke Iran. (Tangkap layar YouTube Euronews)

Dalam doktrin militer modern, “shock and awe” bertujuan melumpuhkan lawan melalui serangan cepat, masif, dan presisi tinggi, biasanya menyasar radar, pangkalan udara, dan pusat komando.

Dengan mengaktifkan seluruh jaringan pertahanan udara, Iran mencoba:

  • Menjaga survivabilitas sistem radar agar tidak lumpuh di serangan awal
  • Meningkatkan probabilitas intersepsi rudal jelajah dan pesawat tempur
  • Menciptakan efek deterrence (penangkal) dengan menunjukkan kesiapan penuh

Seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran menegaskan, setiap serangan baru AS, meski terbatas, akan memicu respons luas dan berkepanjangan terhadap kepentingan AS di kawasan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved