Kamis, 7 Mei 2026

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek

Profil Firnando Ganinduto, Politisi Muda Golkar yang Berani Desak Dirut KAI Mundur

Profil Firnando Ganinduto, anggota DPR RI dari Partai Golkar yang vokal mendesak Dirut KAI mundur usai tragedi KA Argo Bromo Anggrek.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
tribun jakarta
PROFIL - Foto Firnando Ganinduto, Politoso Muda Golkar yang minta Dirut KAI mundur (kiri), Dirut KAI Bobby Rasyidin (kanan) 

Ringkasan Berita:
  • Firnando Ganinduto adalah anggota Komisi VI DPR RI periode 2024–2029 dari Dapil Jawa Tengah I.
  • Mendesak Dirut KAI mundur usai tragedi KA Argo Bromo Anggrek.
  • Dia menilai ada kegagalan sistemik dalam keselamatan operasional.

 

SURYA.CO.ID - Nama Firnando Hadityo Ganinduto mendadak menjadi perbincangan hangat.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini menarik perhatian setelah secara terbuka mendesak Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, untuk mengundurkan diri menyusul tragedi kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang.

Siapakah sebenarnya sosok Firnando Ganinduto? Berikut adalah profil lengkap legislator muda yang dikenal vokal dalam urusan keselamatan publik tersebut.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 7 Tewas, Ada yang Masih Terjepit dan 13 Jadwal KA Batal

Latar Belakang Profesional

Firnando Hadityo Ganinduto merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah I.

Sejak dilantik, ia ditempatkan di Komisi VI, sebuah komisi strategis yang membidangi BUMN, perdagangan, investasi, hingga koperasi dan UMKM.

Sebagai kader Partai Golkar, Firnando membawa wajah baru di parlemen: muda, profesional, dan memiliki rekam jejak bisnis yang kuat.

Kehadirannya di DPR dianggap sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan korporasi negara yang lebih transparan.

Rekam Jejak Karier di Sektor Korporasi Raksasa

Sebelum terjun ke dunia politik elektoral, Firnando memiliki karier yang cemerlang di berbagai sektor industri.

Firnando bukan orang baru dalam dunia manajemen dan diplomasi korporat. Berikut beberapa posisi penting yang pernah ia jabat:

  • Vice President PT CFLD Indonesia (2016–2024): Memimpin perusahaan pengembang kota industri global.
  • Senior Manager Government Relations PT Sorikmas Mining (2012–2016): Berpengalaman dalam menjembatani kepentingan industri pertambangan dengan pemerintah.
  • Business Development PT Indika Energy Tbk (2008–2012): Terlibat dalam pengembangan salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia.
  • Relationship Manager DBS Bank (2006–2008): Memulai karier profesional di sektor perbankan internasional.

Pendidikan Internasional

Kapasitas Firnando dalam menganalisis masalah sistemik, seperti dalam kasus PT KAI, didukung oleh latar belakang pendidikan internasional yang kuat.

Dia adalah lulusan S1 Bisnis Internasional dari Berkley College, Amerika Serikat, yang lulus pada tahun 2006.

Sebelumnya, ia juga menempuh pendidikan di Wesley College dan Valley Forge.

Vokal Soal Keselamatan Publik

Ketegasan Firnando dalam menanggapi kecelakaan kereta di Bekasi Timur menunjukkan komitmennya terhadap fungsi pengawasan DPR.

Dia menilai insiden yang merenggut nyawa tersebut sebagai kegagalan manajemen puncak yang tidak bisa ditoleransi.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved