Jumat, 1 Mei 2026

Alasan Pemprov Jatim Pasang Pagar Tinggi di Jembatan Cangar, Cegah Bunuh Diri

Pemprov Jatim akan pasang pagar tinggi dan lampu penerangan di Jembatan Cangar.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
PAGAR PENGAMAN - Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim Ahmad Faathir Wicaksono menjelaskan rencana pemasangan pagar pengaman tinggi ketinggian di Jembatan Cangar 1 dan Jembatan Cangar 2 untuk mencegah tindakan berbahaya Kamis (30/4/2026). FATIMATUZ ZAHROH/SURYA 

Ringkasan Berita:
  • Dua aksi bunuh diri dalam sebulan, Pemprov Jatim ambil tindakan. 
  • Pagar tinggi 3/4 rangka jembatan dan lampu penerangan bakal dipasang. 
  • Spanduk peringatan sudah terpasang untuk cegah tindakan membahayakan diri.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timurmengambil langkah serius untuk mencegah terulangnya aksi bunuh diri di kawasan Jembatan Cangar

Upaya ini dilakukan menyusul adanya dua kejadian serupa yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir sehingga memunculkan kekhawatiran sekaligus perhatian dari berbagai pihak.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga berencana melakukan sejumlah penanganan fisik di lokasi tersebut. 

Langkah utama yang akan dilakukan adalah pemasangan pagar pengaman tinggi ketinggian di dua titik jembatan, yakni Jembatan Cangar 1 dan Jembatan Cangar 2. 

Selain itu, fasilitas penerangan jalan juga akan ditingkatkan guna menciptakan kondisi yang lebih aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Baca juga: Fenomena Jembatan Cangar Dipenuhi Sesajen, Pengunjung Diingatkan Jangan Nongkrong di Lokasi 

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Jalan dan Jembatan DPU Bina Marga Jatim Ahmad Faathir Wicaksono menjelaskan bahwa saat ini proses persiapan tengah dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Malang. 

Persiapan tersebut mencakup penyediaan barang dan jasa, mulai dari tahap perencanaan teknis, pembuatan desain gambar, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menurutnya, seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan proyek fisik dilakukan di lapangan. 

“Saat ini teman-teman di UPT PJJ Malang sedang menyiapkan seluruh kebutuhan teknis, termasuk perencanaan dan perhitungan anggaran,” ujarnya, Kamis (30/4/2026). 

Ia menambahkan, proses mini kompetisi atau lelang untuk menentukan pelaksana pekerjaan direncanakan berlangsung pada bulan Mei. 

Baca juga: Vonis Seumur Hidup Bagi Alvi Maulana Pemutilasi Kekasihnya, Dibuang Di Hutan Pacet-Cangar

Setelah itu, pelaksanaan fisik pembangunan ditargetkan dapat dimulai pada bulan Juli mendatang. 

Dengan jadwal tersebut, diharapkan seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan hasil yang optimal.

“Kalau konstruksi pagarnya nanti yang akan dipasang di rangka jembatan menggunakan material BRC dan wiremesh. Dipasangnya tinggi sekitar 3/4 dari total tinggi rangka jembatan,” ujarnya. 

Mengurangi Potensi Tindakan Berbahaya Di Lokasi Tersebut

Pagar tersebut dirancang tinggi sehingga diharapkan mampu mengurangi potensi tindakan berbahaya di lokasi tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved