Jumat, 8 Mei 2026

Berita Viral

Siasat Jeni Eks Finalis Puteri Indonesia Tersangka Dokter Kecantikan Palsu, Buat Testimoni di Medsos

Terungkap siasat Jeni Rahmadial Fitri (JRF), mantan Finalis Puteri Indonesia 2024 dalam menjalankan praktik kedokteran kecantikan ilegal.

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase Kompas.com dan istimewa/Instagram
ILEGAL - Eks Finalis Puteri Indonesia 2024 Jeni Rahmadial Fitri diduga menjalankan praktik kecantikan tanpa memiliki latar belakang pendidikan medis. 

Ringkasan Berita:
  • Terungkap siasat Jeni Rahmadial Fitri (JRF), mantan Finalis Puteri Indonesia 2024 dalam menjalankan praktik kedokteran kecantikan ilegal.
  • Jeni mempromosikan klinik di media sosial lengkap denagn testimoni pasien-pasiennya. 
  • Selain itu, Jeni juga memberikan diskon-diskon khusus untuk para pasiennya. 

 

SURYA.CO.ID - Terungkap siasat Jeni Rahmadial Fitri (JRF), mantan Finalis Puteri Indonesia 2024 dalam menjalankan praktik kedokteran kecantikan ilegal.

Ternyata Jeni yang juga Puteri Indonesia Riau 2024 ini memanfaatkan media sosial untuk menarik calon pasiennya.

Jeni juga sering memberikan banyak diskon untuk treatment kecantikan di kliniknya. 

Hal ini diungkap Novalinda Simamora, salah satu pasien yang mengaku menjadi korban klinik kedokteran kecantikan ilegal itu.

Nova tak menyangka jika niat hatinya untuk mempercantik diri, malah berubah jadi petaka.

Baca juga: Sosok Jeni Rahmadial Eks Finalis Puteri Indonesia yang Ditangkap Diduga Jadi Dokter Kecantikan Palsu

Nova mengaku tidak mengenal sosok Jeni secara pribadi.

Ia mengetahui klinik milik Jeni dari media sosial Instagram yang menampilkan berbagai hasil tindakan estetika.

“Saya tidak kenal Jeni secara pribadi, saya tahu dari Instagram,” ungkap Nova saat diwawancarai Tribun, Rabu (29/4/2026).

Ketertarikan Nova muncul setelah melihat foto-foto hasil tindakan facelift dan eyebrow lift yang diunggah di akun tersebut, ditambah dengan iming-iming harga diskon yang cukup besar.

Yang membuat saya tertarik itu hasil foto atau testimoni, ditambah diskon. Harga per tindakan dari Rp27 juta menjadi Rp9 juta. Saya ambil dua tindakan, jadi total Rp16 juta,” jelasnya.

Jeni Tak Mau Perlihatkan Wajah

Kecurigaan Nova mulai muncul saat proses tindakan berlangsung. 

Nova menyebut sosok yang melakukan tindakan tidak pernah memperlihatkan wajahnya sejak awal hingga akhir prosedur.

“Saya sempat curiga karena dokter atau Jeni tidak pernah memperlihatkan wajahnya sama sekali saat berhadapan dengan pasien,” katanya.

Setelah menjalani operasi, kondisi Nova justru memburuk. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved