Jumat, 8 Mei 2026

Berita Viral

Sosok Hakim yang Jadi Pemilik Daycare Little Aresha Jogja, Akankah Mahkamah Agung Memecatnya?

Hakim aktif Bengkulu terseret kasus daycare Little Aresha. DPR desak MA pecat tidak hormat, publik tuntut ketegasan hukum.

Tayang:
Kolase Tribun Jogja dan Kompas.com
PEMILIK - (kiri) Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. (kanan) ilustrasi hakim. Sosok pemilik daycare yang diduga melakukan kekerasan anak tersebut akhirnya terungkap. 

Ringkasan Berita:
  • Hakim aktif RIL diduga terkait kasus kekerasan 103 anak di daycare
  • Polisi dan Bawas MA mulai investigasi peran hakim
  • Ahmad Sahroni desak pemecatan tidak hormat dari MA
  • Publik soroti integritas dan marwah lembaga peradilan

 

SURYA.co.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, memasuki babak baru yang mengguncang publik.

Pemilik tempat penitipan anak tersebut terkonfirmasi merupakan seorang hakim aktif yang bertugas di Bengkulu.

Sosok itu adalah Rafid Ihsan Lubis (RIL), yang tercatat sebagai Hakim Pratama Pengadilan Negeri Tais.

Temuan ini menjadi pukulan telak bagi integritas lembaga peradilan.

Di tengah sorotan publik, desakan keras datang dari DPR. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Mahkamah Agung (MA) tidak hanya menjatuhkan sanksi etik, tetapi segera melakukan pemecatan tidak dengan hormat terhadap oknum hakim tersebut.

Mahkamah Agung Mulai Lakukan Investigasi

DAYCARE - Foto rumah yang menjadi lokasi Daycare Little Aresha Jogja yang diduga melakukan kekerasan pada anak.
DAYCARE - Foto rumah yang menjadi lokasi Daycare Little Aresha Jogja yang diduga melakukan kekerasan pada anak. (kompas.com)

Merespons mencuatnya identitas pemilik daycare, aparat penegak hukum bergerak cepat.

Polisi memastikan bahwa Ketua Dewan Pembina Yayasan Little Aresha berinisial RIL adalah hakim aktif.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung untuk mendalami keterlibatan RIL.

“Iya, dia (hakim) sudah terkonfirmasi,” tutur Riski Adrian, dikutip SURYA.co.id dari Tribun Jogja.

“Memang tadi sudah ada Bawas dari MA datang kesini untuk melakukan koordinasi. Bahkan nanti Bawas dari MA ingin melihat langsung pemeriksaan terhadap para tersangka,” tambahnya, saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Langkah ini menandai bahwa Mahkamah Agung mulai melakukan investigasi internal terhadap dugaan pelanggaran serius yang menyeret anggotanya.

Baca juga: Belajar dari Kasus Little Aresha Jogja, Ini 7 Ciri Daycare Berbahaya yang Wajib Diwaspadai Orangtua

Peran Ganda Hakim Disorot, Ada Konflik Kepentingan?

Rafid Ihsan Lubis tidak hanya berstatus sebagai hakim, tetapi juga memiliki posisi strategis di Yayasan Aresha Indonesia Center sebagai pemilik manfaat.

Ia memiliki kewenangan mengangkat dan memberhentikan struktur yayasan.

Fakta ini memunculkan pertanyaan serius: apakah statusnya sebagai aparat penegak hukum dimanfaatkan untuk memuluskan operasional daycare atau bahkan menutupi dugaan pelanggaran yang terjadi?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved