Minggu, 10 Mei 2026

Berita Viral

Meski Ade Armando Bantah Edit Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM, Polisi Tetap Uji Bukti ke Labfor

Penyidik Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki barang bukti potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase Tribunnews dan Kompas TV
DILAPORKAN - Ade Armando, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tudingan mengedit video ceramah Mantan Wakil Presiden  Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Ringkasan Berita:
  • Penyidik Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki barang bukti potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.
  • Penyelidikan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan pengacara Paman Nurlette terhadap politisi Partai Sosidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando dan pegiat media sosial Abu Janda
  • Ade Armando dan Abu Janda dilaporkan atas tuduhan penghasutan dan provokasi dari video tersebut.
 

 

SURYA.CO.ID - Meskipun politisi Partai Sosidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando telah membantah mengedit video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gajah Mada (UGM), polisi tetap menyelidiki kasus ini. 

Sebelumnya, Ade Armando dan pegiat media sosial Heddy Setya Permadi alias Abu Janda dilaporkan pengacara Paman Nurlette atas tuduhan penghasutan dan provokasi.

Terkait laporan ini, penyidik Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki barang bukti potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan langkah awal yang dilakukan yakni menguji barang bukti.

"Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji," kata Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Reaksi Ade Armando dan Abu Janda Usai Dilaporkan Mengedit Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM: Siap Lah

Uji potongan video ceramah dilakukan dengan mengandalkan lab digital forensik milik Polri.

"Polri memiliki Lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi," ujar Kombes Budi.

Sambil berjalan paralel, penyidik pun menyiapkan administrasi penyelidikan (mindik).

Baru kemudian dilanjutkan pemeriksaan pelapor dan saksi yang nantinya akan dijadwalkan.

"Menyiapkan mindik, meminta keterangan pelapor, saksi dan barang bukti," kata dia.

Bantahan Ade Armando

Dikonfirmasi sebelumnya, Ade mengaku siap menghadapi laporan yang menyeret namanya itu 

"Siaplah. Saya tidak paham dengan substansi laporan mereka. Kok saya dituduh memotong ceramah pak JK sehingga menimbulkan kehebohan?," ujar dia.

"Saya tidak memotong atau mengedit dan kemudian menyebarnya. Yang saya lakukan hanyalah mengomentari potongan ceramah JK yang menyebar di dunia online," sambungnya.

Baca juga: Rekam Jejak Ade Armando yang Dipolisikan atas Tuduhan Mengedit Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM

Sementara itu, Abu Janda menilai laporan tersebut atas dasar kebencian.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved