Perang Iran Israel
Pertamina Bantah Kapal Gamsunoro di Selat Hormuz Dipenuhi Kru India: 94 Persen Pelautnya WNI
Isu kru asing di Kapal Gamsunoro ramai dibahas. Pertamina menegaskan 94% pelautnya adalah WNI
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Ringkasan Berita:
- Pertamina menyebut 94 persen pelaut adalah Indonesia, hanya 6 persen kru asing.
- Penggunaan kru asing disebut praktik wajar dalam pelayaran internasional.
- Kapal Gamsunoro dan Pertamina Pride tertahan di Laut Arab akibat konflik Timur Tengah.
SURYA.CO.ID - Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh isu mengenai kru kapal tanker Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS).
Kapal Gamsunoro itu dikabarkan seluruhnya diisi warga negara asing (India).
Menanggapi hal tersebut, pihak Pertamina akhirnya buka suara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Fakta Kru Kapal Pertamina
Meski Kapal Gamsunoro sedang melayani rute internasional dan bekerja sama dengan manajemen global, mayoritas pelaut yang bekerja di bawah bendera Pertamina Group tetap didominasi oleh putra-putri bangsa.
Berdasarkan data perusahaan, terdapat sekitar 4.090 pelaut Indonesia yang bekerja di kapal-kapal Pertamina. Secara persentase, komposisinya adalah:
Pelaut Indonesia: 94 persen.
Pelaut Asing: 6 persen (sekitar 278 orang)
Plt. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan bahwa penggunaan kru asing dalam jumlah kecil adalah hal yang normal dalam bisnis pelayaran dunia.
"Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94 persen," kata Vega dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2026).
Mengapa Ada Kru Asing?
Vega menjelaskan bahwa Kapal Gamsunoro saat ini sedang disewa oleh pihak ketiga untuk melayani rute global (Asia, Eropa, Amerika, hingga Afrika).
Dalam dunia pelayaran internasional, bekerja sama dengan manajemen kapal asing adalah strategi untuk memperkuat daya saing Indonesia di mata dunia.
"Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global," tambah Vega.
Duduk Perkara
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial, pelaut Indonesia Adrian Umar merekam momen saat berpapasan dengan kapal Pertamina Gamsunoro di Selat Hormuz pada 18 April 2026.
Kapal tersebut diketahui masih tertahan akibat memanasnya konflik Iran vs Amerika Serikat.
Meaningful
Kapal Gamsunoro
PT Pertamina International Shipping
krisi timur tengah
Selat Hormuz
Multiangle
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| Iran Tegas Tolak Dialog: Blokade Laut AS Harus Dicabut Sebelum Perundingan Islamabad |
|
|---|
| Timur Tengah Berguncang, IRGC Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Gegara Kelakuan Trump, Apa Dampaknya? |
|
|---|
| Data Intelijen Sebut Iran Masih Kuat Lawan AS, Klaim Trump Soal Militer Melemah Cuma Omon-omon? |
|
|---|
| Iran Siap Perang Lawan AS dan Israel, Mojtaba Khamenei Klaim Militer Makin Solid |
|
|---|
| Sosok Menhan AS Pete Hegseth yang Senasib dengan Trump, Terancam Dimakzulkan Imbas Perang Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Nasib-2-Kapal-Tanker-Pertamina-di-Selat-Hormuz-Pemerintah-Lobi-Iran-Bebaskan-2-Kapal-Indonesia.jpg)