Jumat, 8 Mei 2026

Berita Viral

Diduga Panik Saat Pintu Digedor, Santri 14 Tahun Tewas Jatuh dari Lantai Dua Pondok Pesantren

Dua insiden tragis menimpa santri di Jawa Barat dan Jawa Timur. Seorang santri tewas terjatuh dari lantai dua akibat panik

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Tribun Jabar/Polsek Parakansalak
JATUH - Kondisi genting rusak diduga lokasi terjatuhnya seorang santri hingga meninggal di salah satu pondok pesantren di Kampung Cikadu Tonggoh, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (19/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Santri MAA (14) meninggal setelah jatuh dari lantai dua Ponpes Al Muhajirin, Sukabumi, Minggu sore saat hujan.
  • Korban diduga panik karena pintu kamar digedor keras, lalu mencoba keluar lewat jendela bersama temannya.
  • Saat berjalan di atas genting, korban terpeleset dan jatuh dari ketinggian sekitar 4 meter, sempat bernapas namun akhirnya meninggal dunia.

 

SURYA.CO.ID - Seorang santri berinisial MAA (14) meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai dua Pondok Pesantren Al Muhajirin, Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (19/4/2026). Korban diduga panik saat pintu kamar digedor dari luar.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu sore, sekitar pukul 15.00 WIB saat kondisi sedang hujan.

Korban bersama rekannya diduga sedang berkumpul di dalam kamar.

Saat pintu digedor keras oleh santri lain (Z), mereka panik dan mencoba keluar lewat jendela.

Kesaksian Pimpinan Pesantren

Ustad Jamiludin, Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhajirin, menjelaskan bahwa korban sebenarnya hanya sedang main setelah selesai mencukur rambut.

Korban merupakan santri dari pondok pesantren lain di sekitar lokasi.

"Awalnya mereka mau cukur rambut, tapi karena penuh akhirnya ke sini. Sebenarnya korban dan temannya sudah selesai dicukur, hanya mengantar saja," ujar Jamiludin (20/4).

Jamiludin menduga kepanikan muncul karena para santri tersebut diduga sedang merokok di dalam kamar yang terkunci.

Saat pintu diketuk keras, mereka memilih jalan pintas lewat jendela.

"Z kemudian menggedor pintu dengan keras. Mungkin karena panik, anak-anak di dalam kamar yang diduga sedang merokok berusaha keluar secara tiba-tiba," ucapnya.

Detik-detik Jatuhnya Korban

Dua santri, LN dan MAA, nekat keluar lewat jendela dan berpijak di genting.

Namun, MAA terjatuh dari ketinggian 4 meter.

"Diduga sempat berjalan di atas genting ke arah pinggir, karena genting yang rusak posisinya tidak persis di depan jendela," kata Jamiludin.

Meski sempat terlihat bernapas saat dievakuasi, nyawa MAA tidak tertolong.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved