SGN dan BUMN Pangan Dukung Swasembada Gula 2026 Lewat Konsolidasi 36 Pabrik Gula
Pemerintah targetkan gula nasional 3 juta ton, SGN dukung swasembada pangan lewat 36 pabrik gula
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Wiwit Purwanto
Ringkasan Berita:
- Produksi gula nasional 3 juta ton, SGN siap dukung swasembada pangan 2026.
- SGN konsolidasikan 36 PG, tingkatkan produktivitas & efisiensi industri gula nasional.
- Target swasembada gula 2026, pemerintah evaluasi progres produktivitas & peran BUMN pangan.
SURYA.CO.ID SURABAYA - Upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga gula konsumsi di dalam negeri di tahun 2026 ini membuat seluruh Pabrik Gula (PG) di Indonesia ditarget bisa menghasilkan 3.044.442 ton Gula Kristal Putih (GKP).
Dari jumlah itu, PG dibawah PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) ditarget bisa produksi sebanyak 1.051.000 ton GKP.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan kunjungan kerja ke PT SGN sekaligus hadir dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan di Nusantara Hall PT SGN di Surabaya.
Kemandirian Pangan Indonesia
"SGN sebagai bagian dari PTPN dan BUMN pangan, harus bisa mencapai swasembada dan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia," kata Andi Amran.
Dia juga menyebut, pihaknya selalu diminta laporan secara rutin oleh Presiden Prabowo, agar progres kinerja bisa sesuai dengan target yang sudah direncanakan.
Baca juga: Industri Gula Bergantung pada Petani Tebu, Dirut SGN Mahmudi Janjikan Perbaikan Layanan
Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan inipun menjadi agenda penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, khususnya sektor pergulaan, dalam mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Mentan juga menyebut berdasarkan hasil pertemuan taksasi awal giling GKP tahun 2026 yang dilaksanakan bersama seluruh pabrik gula se-Indonesia di Surabaya, produksi gula nasional diproyeksikan mencapai 3,04 juta ton. Data yang dihimpun menunjukkan luas areal panen tebu existing nasional mencapai 576.538 hektare.
"Dari sisi produktivitas, rata-rata hasil GKP diperkirakan sebesar 5,28 ton per hektare. Sedangkan produktivitas tebu berada pada angka 70,87 ton per hektare," jelas Amran.
Sementara itu, rata-rata rendemen nasional diproyeksikan mencapai 7,45 persen, mencerminkan efisiensi pengolahan tebu menjadi gula yang terus mengalami perbaikan.
Direktur Utama PT SGN Mahmudi, menyampaikan bahwa SGN siap memperkuat peran strategis dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Baca juga: Kebutuhan Gula 2026 Aman, Produksi Tembus 3,04 Juta Ton Surplus Untuk Konsumsi
“Kami siap berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing industri gula nasional sebagai bagian dari kontribusi nyata BUMN pangan dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia,” ungkap Mahmudi.
SGN sebagai Sugar Co merupakan perusahan sub-Holding Gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bergerak di bidang usaha agro industri komoditas gula.
Pendirian SGN dalam rangka restrukturisasi bisnis gula PTPN Grup, adalah merupakan merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah guna mendukung pencapaian swasembada gula nasional.
"Kami mengkonsolidasi 36 PG Perkebunan Nusantara yang tersebar dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan,”
| BREAKING NEWS Pembunuh Pria Kediri yang Jasadnya Hanyut ke Jombang Ditangkap, Motif Cemburu |
|
|---|
| Bocoran Besaran Gaji Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Status PKWT BUMN, Ini Cara Daftarnya |
|
|---|
| TKA Minim Sosialiasi Disorot Komisi X DPR RI, Lita Machfud: Jangan Bikin Bingung Siswa |
|
|---|
| Sambut Muktamar NU, Alumni Tebuireng Jombang Ingin Organisasi Sehat Tanpa Politik Uang |
|
|---|
| Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Dimulai, Audisi Kostum Etnik Talenta Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/PT-sinergi-gula-nasional-swasembada-pangan.jpg)